Akibat Kabut Asap, Bandara Melalan Tak Layani Penerbangan

- Admin

Rabu, 18 September 2019 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sendawar, wartakubar.id

Kepala Bandara Melalan, Sumaryanto melalui PLH Kabandara, Aulia Mukti Negara menyatakan, Kabut asap yang meningkat di beberapa wilayah di Indonesia sudah berdampak pada terganggunya transportasi udara di Kabupaten Kutai Barat.

“Sejak tanggal 12 – 17 September, Sejumlah penerbangan mengalami penundaan bahkan pembatalan penerbangan. Pesawat udara Xpress Air tidak bisa terbang, akibat jarak pandang berada di bawah 5000 meter, ungkapnya saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Senin (17/9/2019) di Bandara Melalan.

Baca Juga :  Cegah Karhutla, BNPB Minta BPBD Lakukan Delapan Hal Ini

Aulia membeberkan, hingga saat ini terdapat 9 penerbangan Xpress Air yang cancel keberangkatan dari Bandara Melalan Sendawar. Diantaranya mulai tujuan penerbangan Samarinda-Kubar, Kubar-Balikpapan, Balikpapan-Kubar, sehingga pihaknya mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah.

Dia menambahkan, meskipun pihak maskapai Xpress Air membatalkan sejumlah flight, namun tetap mengganti tiket pelanggan 100 persen. Jelasnya, ini disebabkan fog atau smoke (kabut asap) yang terjadi di beberapa daerah termasuk Kubar.

Baca Juga :  520 Warga Terdampak gempa NTT dan tak ada Korban Jiwa

“Jarak pandang akibat kabut asap menjadi pendek (visibility below minimum) tidak memenuhi persyaratan keselamatan penerbangan, sedangkan pada siang hari, jarak pandang dibawah 500 meter. Hal ini tidak memungkinkan dilayaninya penerbangan di Bandara Melalan Sendawar,” pungkasnya.

# hen #

Berita Terkait

Jalan Umum Minim Penerangan, Tokoh Masyarakat Kutai Barat Minta DPRD Kaltim Perjuagkan PJU
PWI Pusat Minta Persiapan Teknis HPN 2025 Dimulai Pekan Depan
Hati-hati, Persimpangan Jalan di Sekolaq Joleq Rawan Kecelakaan Lalu Lintas
Ruas Jalan Trans Kaltim di Bekokong Rusak Parah
Masyarakat Adat Intu Lingau Bantah Kawasan Batu Apoy Berstatus Hutan Lindung
Usai Resmi dibentuk, Pengurus PWI Kutai Barat Tatap Muka ke Diskominfo
Ahli Waris Kawasan Batu Apoy di Intu Lingau Bantah Telah Merusak Situs Sejarah
Curah Hujan Tinggi, Mahakam Ulu diterjang Banjir
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 November 2025 - 18:17 WIB

Jalan Umum Minim Penerangan, Tokoh Masyarakat Kutai Barat Minta DPRD Kaltim Perjuagkan PJU

Sabtu, 4 Januari 2025 - 19:50 WIB

PWI Pusat Minta Persiapan Teknis HPN 2025 Dimulai Pekan Depan

Sabtu, 28 Desember 2024 - 08:15 WIB

Hati-hati, Persimpangan Jalan di Sekolaq Joleq Rawan Kecelakaan Lalu Lintas

Selasa, 3 Desember 2024 - 10:39 WIB

Ruas Jalan Trans Kaltim di Bekokong Rusak Parah

Kamis, 18 Juli 2024 - 17:03 WIB

Masyarakat Adat Intu Lingau Bantah Kawasan Batu Apoy Berstatus Hutan Lindung

Berita Terbaru

Birokrasi

Pemkab Kutai Barat Resmikan Gedung PDAM Tirta Sendawar

Sabtu, 20 Des 2025 - 06:58 WIB

Foto : Kajati Kaltim, Assoc Prof. Dr. Supardi, S.H.,M.H, Menyampaikan Arahan kepada Jajaran Kejari Kubar Saat Kunker ke Kejari Kutai Barat. (Ist).

Hukum Dan Kriminal

Perkuat Sinergi Kelembagaan, Kajati Kaltim Kunker ke Kejari Kutai Barat

Jumat, 19 Des 2025 - 09:54 WIB

Hukum Dan Kriminal

Polsek Damai Laksanakan Pengamanan Natal di GPSI Jengan Danum

Rabu, 17 Des 2025 - 09:40 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!