Pemkab Kubar Komitmen Kembangkan Komoditas Aren di Kampung Minta

- Admin

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin didampingi Istri Maria Christina Mozes Edwin Saat Melakukan Penanaman Pohon guna upaya Konservasi dan Menjaga Pelestarian Pesut Mahakam.

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin didampingi Istri Maria Christina Mozes Edwin Saat Melakukan Penanaman Pohon guna upaya Konservasi dan Menjaga Pelestarian Pesut Mahakam.

Sendawar, wartakubar.id-Komitmen Pemkab Kutai Barat (Kubar) menjaga kelestarian Pesut Mahakam tak hanya dilakukan melalui upaya konservasi, tetapi juga dengan membangun ekonomi masyarakat yang ramah lingkungan. Bersama World Wide Fund for Nature (WWF) Indonesia, Pemkab Kubar mengembangkan komoditas aren sebagai sumber penghidupan baru bagi warga di kawasan habitat satwa endemik tersebut.

Langkah itu ditandai dengan penanaman bibit pohon aren di Kampung Minta, Kecamatan Penyinggahan, Kamis (30/7/2026). Program tersebut menyasar Kampung Minta dan Kampung Loa Deras yang merupakan kawasan penting habitat Pesut Mahakam sekaligus Kawasan Hidrologis Gambut (KHG).

Bupati Kubar Frederick Edwin mengatakan, pengembangan aren berangkat dari kondisi masyarakat Penyinggahan yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Karena itu, keberlanjutan Sungai Mahakam menjadi faktor penting bagi kehidupan masyarakat.

“Pengembangan tanaman aren menjadi alternatif mata pencaharian yang ramah lingkungan. Masyarakat memiliki sumber pendapatan baru tanpa mengurangi komitmen menjaga kelestarian sungai dan habitat Pesut Mahakam,”ujarnya.

Menurut Frederick, pemilihan Kampung Minta dan Loa Deras bukan tanpa alasan. Selain menjadi habitat penting Pesut Mahakam, kedua kampung juga memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan hidrologi kawasan gambut. Karena itu, pelestarian kawasan tersebut harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online

Ia menegaskan, program pengembangan aren memiliki tiga sasaran utama. Pertama, melindungi ekosistem dan keanekaragaman hayati melalui pelestarian Hutan Kahoi serta menjaga fungsi resapan air di kawasan gambut. Kedua, mendorong pemberdayaan masyarakat melalui usaha produktif berbasis tanaman aren yang berkelanjutan. Ketiga, memperkuat kolaborasi antara pemerintah, WWF Indonesia dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Konservasi tidak akan berhasil tanpa kolaborasi. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi kunci agar lingkungan tetap lestari sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tegasnya.

Frederick juga mengapresiasi WWF Indonesia yang terus mendampingi masyarakat dalam pengembangan ekonomi berbasis konservasi di Kecamatan Penyinggahan. Ia berharap penanaman aren tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi gerakan bersama yang terus dirawat hingga memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang.

Kegiatan tersebut dihadiri Asisten 2 Sekkab Kubar Ali Sadikin, Plt Asisten 3 Mobilala, Ketua TP PKK Kubar Maria Christina Frederick Edwin, Sekretaris Dinas Pertanian Muhammad Firdaus, Kabag SDA Andi Kristison, Kabag Prokopim Bertha Purwanicayanti, Sekretaris DLH Linden Mulu, perwakilan WWF Indonesia, unsur Forkopimcam, para petinggi kampung serta masyarakat.

Baca Juga :  72 Siswa Terbaik Kubar Berlaga di OSN Tingkat Provinsi

Sementara itu, Camat Penyinggahan Edy Murhamdi mengatakan kecamatannya memiliki potensi besar pada sektor sumber daya alam hayati. Menurutnya, tanaman aren dapat menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat tanpa merusak lingkungan.

“Kami memang tidak memiliki sumber daya alam di bawah tanah, tetapi memiliki sumber daya alam di atas tanah. Aren menjadi salah satu potensi besar yang harus terus dikembangkan,” katanya.

Ia berharap ke depan semakin banyak komoditas unggulan yang dapat dikembangkan di Penyinggahan. Dengan mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan dan petani, pengembangan sektor pertanian dinilai mampu memperkuat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian alam.

Perwakilan kelompok tani, Bumka dan AKKM Hutan Kahoi, Saifullah, menegaskan penanaman aren bukan sekadar seremoni, melainkan simbol harapan dan komitmen bersama membangun ekonomi yang selaras dengan pelestarian lingkungan.

“Semoga pohon yang kita tanam hari ini tumbuh menjadi hutan yang lestari, menjaga mata air dan tepian Sungai Mahakam, menjadi sumber ekonomi masyarakat, sekaligus warisan terbaik bagi anak cucu kita,”pungkasnya.

(Red/Adv)

Berita Terkait

Bupati Kubar Sambut Tim Visitasi Kompolnas Award 2026
Bupati Kubar Dorong SDM Naik Kelas hingga Jenjang S3
Bupati Frederick Edwin Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Nasional XII
Pemkab Kubar Optimalkan Perubahan APBD 2026
Pemkab Kubar Perkuat SDM Pengadaan Barjas
Transformasi Digital Pelayanan Publik, Pemkab Kubar Raih Tribun Kaltim Award 2026
Pemkab Kubar Siap Perluas Rumah Produksi Gula Aren
Turnamen Bola Voli Sumber Sari Cup III 2026 Ditutup
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Bupati Kubar Sambut Tim Visitasi Kompolnas Award 2026

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Bupati Kubar Dorong SDM Naik Kelas hingga Jenjang S3

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:52 WIB

Bupati Frederick Edwin Lepas Kontingen Pramuka Menuju Jambore Nasional XII

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Pemkab Kubar Optimalkan Perubahan APBD 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Pemkab Kubar Perkuat SDM Pengadaan Barjas

Berita Terbaru

Hukum Dan Kriminal

Kapolres Kubar Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers untuk jaga Kamtibmas

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:17 WIB

Oplus_16908288

Olahraga

Pengurus PERBAKIN Kubar 2026-2030 Dilantik

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:28 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!