Pemkab Kubar Gelar Pertemuan Pentahelix Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla

- Admin

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sendawar, wartakubar.id — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menggelar Pertemuan Strategis Koordinasi dan Kolaborasi Pentahelix Tanggap Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Sabtu, 22 Agustus 2026, pukul 14.30 WITA di Ruang Diklat Lantai III Kantor Bupati Kutai Barat.

Kegiatan dipimpin Bupati Kutai Barat Frederik Edwin dan dihadiri Sekretaris Daerah Erick Victory, S.E., M.Si; Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K, Pasiops Kodim 0912/Kbr Lettu Arm Oktario Sirait, S.H., Kepala BPBD Yudianto Rihartono, S.T., M.S, Forkopimcam, serta manajemen perusahaan perkebunan kelapa sawit dan pertambangan yang beroperasi di Kutai Barat.

Poin penting hasil pertemuan:
Pemetaan permasalahan, Tersebut kondisi terkini Karhutla di Kutai Barat dan perlunya penanganan terpadu oleh seluruh pihak.
Evaluasi upaya,  Masing‑masing instansi memaparkan langkah pencegahan dan penanggulangan yang telah dilakukan serta kendala di lapangan, seperti akses sulit dan cuaca berangin.

Baca Juga :  Peringati ke-24 Kubar, Ini Capaian Pembangunan

Komitmen pentahelix, Ditekankan pentingnya kolaborasi lima unsur—pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, dan media—dalam pencegahan, kesiapsiagaan, respons, dan pemulihan Karhutla.

Komitmen perusahaan, Perwakilan perusahaan perkebunan sawit dan pertambangan menyatakan siap mendukung upaya pencegahan Karhutla, termasuk penyediaan water tank, personel, dan sarana prasarana.

Penguatan koordinasi, Disepakati mekanisme komunikasi berkelanjutan antar unsur untuk mempercepat respons terhadap potensi dan kejadian Karhutla.
Dalam sambutannya,

Bupati Frederik Edwin menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri.

Baca Juga :  Optimalkan Kehumasan, Propokim Kubar Kunjungi Biro Umum dan Humas Protokol DIY

“Perlu kolaborasi semua pihak. Melalui pendekatan pentahelix, kita perkuat sinergi agar Kutai Barat terhindar dari bencana asap dan kerugian besar akibat Karhutla,” ujarnya.

Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan menyatakan komitmen Polri dalam penegakan hukum, patroli, serta imbauan kepada masyarakat dan perusahaan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Kepala BPBD Kutai Barat Yudianto Rihartono menambahkan bahwa kesiapsiagaan tim, kelengkapan sarana prasarana, dan keterlibatan perusahaan sangat vital mengingat sebagian besar wilayah Kutai Barat berupa lahan gambut yang rawan terbakar.

Pertemuan berakhir pukul 16.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

(Red)

Berita Terkait

Bupati Kubar Tinjau Lokasi Karhutla di Jalan Hauling PT CAM Muara Nyahing
TPP PNS Kubar Tetap Aman di tengah Efisiensi, Proyek Pembangunan Jalan Terus
Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Linggang Bingung Berlangsung Khidmat
HUT ke-81 RI, Pemkab Kubar Beri Penghargaan kepada Kalangan Masyarakat
Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Kutai Barat Barat Berlangsung Khidmat dan Sukses
Frederick Edwin Pimpin Prosesi Pelipatan Bendera Pusaka Merah Putih
Pawai Obor Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Layanan Panggilan Darurat, Pemkab Kubar Launching Call Center 112
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Pemkab Kubar Gelar Pertemuan Pentahelix Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Bupati Kubar Tinjau Lokasi Karhutla di Jalan Hauling PT CAM Muara Nyahing

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:10 WIB

TPP PNS Kubar Tetap Aman di tengah Efisiensi, Proyek Pembangunan Jalan Terus

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Upacara Peringatan HUT ke-81 RI di Linggang Bingung Berlangsung Khidmat

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:40 WIB

HUT ke-81 RI, Pemkab Kubar Beri Penghargaan kepada Kalangan Masyarakat

Berita Terbaru

Peristiwa

Musibah Kebakaran Hanguskan Ruko UD Ikhlas di Barong Tongkok

Sabtu, 22 Agu 2026 - 17:31 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!