Turnamen Biliar PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru

- Admin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samarinda, wartakubar.id– Turnamen biliar Deadline Headline Bola 9 yang digelar di De Ale Billiard, Samarinda, diikuti 64 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur dengan sejumlah mitra sekaligus mendorong pembinaan olahraga biliar di daerah.

Turnamen yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti anggota PWI se-Kalimantan Timur serta perwakilan sejumlah instansi pemerintah, lembaga pemasyarakatan, dan perusahaan.

Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur, Nidya Listiyono, mengapresiasi penyelenggaraan turnamen tersebut.

Ia menyampaikan salam dari Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang berhalangan hadir karena sedang berada di luar kota.

“Terima kasih saya sudah diundang. Salam hormat dari Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur. Beliau belum bisa hadir karena berada di luar kota. Insya Allah baru hadir atau datang hari ini,” kata Nidya Listiyono, Jumat (28/8/2026) malam.

Menurut Nidya, kegiatan olahraga seperti turnamen biliar perlu terus digelar agar berkembang menjadi bagian dari budaya olahraga di masyarakat. Selain mendorong aktivitas positif, kegiatan tersebut juga dinilai dapat memperkuat sinergi antara penyelenggara, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Saya berharap kegiatan-kegiatan semacam ini terus dilaksanakan. Tetap bersinergi dengan pemerintah, dengan stakeholder, dengan siapa pun yang mau memberikan dukungan untuk hal-hal yang positif,” ujarnya.

Nidya berharap Deadline Headline Bola 9 tidak berhenti pada penyelenggaraan tahun ini. Ia mendorong agar turnamen tersebut dapat dilaksanakan kembali dengan cakupan peserta yang lebih luas.

“Mudah-mudahan Deadline Headline Bola 9 ini ada versi-versi berikutnya yang lebih banyak merangkul semua elemen,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalimantan Timur, Abdurrahman Amin, mengatakan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya olahraga di kalangan wartawan.

Menurut Rahman, sapaan Abdurrahman Amin, PWI memiliki agenda tahunan berupa Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada).

“Kami di PWI punya agenda tahunan Pekan Olahraga Wartawan Daerah yang digelar setahun sekali,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan olahraga wartawan juga berlanjut ke tingkat nasional. Para wartawan akan mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang direncanakan berlangsung di Lampung pada April mendatang.

“Insya Allah pada bulan April akan ada Pekan Olahraga Wartawan Nasional yang dilaksanakan di Lampung,” katanya.

Rahman menilai turnamen biliar tersebut dapat menjadi wadah untuk menemukan atlet potensial yang nantinya dapat memperkuat kontingen Kalimantan Timur pada ajang olahraga wartawan tingkat nasional.

“Seingat saya Provinsi Kaltim belum pernah menyumbangkan medali di cabang olahraga biliar. Mudah-mudahan dengan adanya turnamen ini teman-teman dari cabang olahraga biliar menemukan talenta-talenta yang nanti bisa diturunkan pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional,” ujarnya.

Selain mengejar prestasi, Rahman mengatakan kegiatan olahraga juga penting untuk mendorong penerapan pola hidup sehat di kalangan wartawan dan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini teman-teman semakin sadar bahwa kegiatan-kegiatan seperti ini positif untuk menjaga diri supaya kita bisa lebih baik lagi dalam menjaga kehidupan yang lebih sehat,” katanya.

Ketua PWI Kaltim Billiard Club, Yudi Adi Prabowo, mengatakan turnamen Bola 9 tersebut digelar untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain anggota PWI dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, panitia juga mengundang sejumlah mitra PWI dari instansi pemerintah, lembaga pemasyarakatan, dan perusahaan.

“Kita mengadakan turnamen Bola 9 PWI Kaltim dalam rangka memperingati 17 Agustus. Kita mengundang teman-teman PWI se-Kaltim dan mitra-mitra PWI seperti dinas-dinas, lapas, dan juga perusahaan-perusahaan supaya lebih erat lagi dan lebih terjalin hubungan silaturahmi antara PWI dan mitra,” ujar Yudi.

Ia menyebutkan, sebanyak 64 peserta ambil bagian dalam turnamen tersebut. Pertandingan berlangsung selama dua hari dengan sistem double elimination atau eliminasi ganda. Dengan sistem tersebut, peserta yang mengalami kekalahan pada pertandingan pertama masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan pertandingan.

“Pesertanya ada 64. Hari ini dari 64 ke 32 peserta, besok dari 32 sampai final. Kita pakai sistem pertandingan double eliminasi,” jelasnya.

Menurut Yudi, sistem eliminasi ganda dipilih bukan semata-mata untuk menentukan pemenang, tetapi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk lebih banyak berinteraksi dan mempererat hubungan.

“Kalau ada yang kalah masih bisa main untuk yang kedua kalinya. Kenapa kita pakai double eliminasi, biar silaturahmi makin terjalin. Walaupun sekali main kalah, masih bisa main lagi. Kita tidak mencari menang kalah di sini, tetap jalinan silaturahmi yang paling penting,” ujarnya.

Yudi mengatakan respons peserta terhadap turnamen tersebut cukup positif. Salah satu aspek yang mendapat apresiasi adalah fasilitas pertandingan yang disediakan De Ale Billiard.

“Alhamdulillah senang semua. Apalagi dengan mejanya, kita didukung sama De Ale. Mejanya bagus, katanya mereka,” ungkap Yudi.

Peserta dari luar Samarinda, termasuk Bontang dan Tenggarong, juga disebut merasa nyaman mengikuti pertandingan karena fasilitas yang tersedia dinilai memadai.

“Teman-teman dari Bontang, dari Tenggarong main ke sini, nyamanlah ibaratnya,” ujarnya.

Yudi berharap turnamen serupa dapat menjadi agenda rutin tahunan. Ia juga berharap jumlah peserta meningkat sehingga keterlibatan anggota PWI dan mitra semakin luas.

“Harapannya acara seperti ini bisa jalan terus setiap tahunnya. Teman-teman mitra makin erat lagi silaturahmi sama kami dan makin banyak lagi nanti tahun depan yang ikut. Jangan cuma 64, kalau bisa 128 peserta atau lebih. Intinya lebih banyak lagi,” pungkasnya.

Baca Juga :  Marcus : Belum Ada Pembicaraan dipasangkan Kembali Dengan Kevin

(Red)

Berita Terkait

Jelang Poprov VIII Kaltim 2026, Gulat Kubar Raih 11 Medali
Pengurus KONI Kubar Periode 2025-2029 Resmi Dikukuhkan, Bupati Frederick Edwin : Siap Dukung!
Piala Soeratin U13 dan U15 2025 Harapan dan Masa Depan Sepakbola Kutai Barat
Belempung Ulaq Cup I 2025 Resmi Ditutup, Tim Voli Putra Simpang Raya Unggul Sebagai Juara I
Jelang Musorkablub KONI Kubar, Agus Herawan Jadi Kandidat Kuat
Ketua TP PKK Kubar Buka Turnamen Voli Kampung Belempung Ulaq
Bupati Frederick Edwin Sambut Baik Audiensi Tim Caretaker KONI Kubar
KONI Kubar dibekukan, KONI Kaltim Bentuk Tim Caretaker
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Turnamen Biliar PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru

Rabu, 10 Desember 2025 - 13:02 WIB

Jelang Poprov VIII Kaltim 2026, Gulat Kubar Raih 11 Medali

Selasa, 12 Agustus 2025 - 07:20 WIB

Pengurus KONI Kubar Periode 2025-2029 Resmi Dikukuhkan, Bupati Frederick Edwin : Siap Dukung!

Kamis, 3 Juli 2025 - 18:49 WIB

Piala Soeratin U13 dan U15 2025 Harapan dan Masa Depan Sepakbola Kutai Barat

Sabtu, 21 Juni 2025 - 06:48 WIB

Belempung Ulaq Cup I 2025 Resmi Ditutup, Tim Voli Putra Simpang Raya Unggul Sebagai Juara I

Berita Terbaru

Olahraga

Turnamen Biliar PWI Kaltim Dorong Lahirnya Talenta Baru

Sabtu, 29 Agu 2026 - 05:47 WIB

Hukum Dan Kriminal

Polres Kubar Bersama Tim Gabungan Padamkan Dua Titik Karhutla

Rabu, 26 Agu 2026 - 08:36 WIB

Oplus_16908288

Agama

Bupati Kubar Ajak Umat Kristiani Pulih dan Berdampak

Rabu, 26 Agu 2026 - 04:31 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!