Sendawar, wartakubar.id-Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menerima bantuan dari Bankaltimtara untuk mendukung penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta perlindungan kesehatan masyarakat di tengah musim kemarau.
Bantuan tersebut diterima dalam kegiatan yang dirangkai dengan penyerahan 5.000 masker kepada masyarakat melalui pemerintah kecamatan se-Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat (ATJ), Senin (31/8/2026).
Bantuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Bankaltimtara tersebut berupa paket kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak karhutla. Sementara itu, 5.000 masker disiapkan untuk membantu melindungi masyarakat dari paparan kabut asap.
Bupati Kutai Barat Frederick Edwin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bankaltimtara atas kepedulian serta dukungan yang diberikan kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurut Frederick, dukungan berbagai pihak dibutuhkan dalam menghadapi dampak karhutla, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperkuat perlindungan kesehatan ketika kualitas udara menurun.
“Penanganan karhutla tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan perbankan, dalam menjaga ketahanan pangan serta kesehatan masyarakat yang rentan terdampak kabut asap,” ujar Frederick.
Ia menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan sinergi seluruh unsur melalui pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha dan perbankan, masyarakat, akademisi, serta media.
Frederick juga meminta bantuan yang telah diterima segera disalurkan secara tepat sasaran. Pemerintah kecamatan diminta memastikan distribusi berlangsung tertib agar bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.
Selain masyarakat terdampak, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan petugas di lapangan, termasuk personel BPBD, TNI, Polri, dan relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla di wilayah rawan.
Terkait perlindungan kesehatan, masyarakat diimbau menggunakan masker, khususnya ketika terjadi kabut asap atau kualitas udara menurun. Masyarakat juga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan saat kondisi udara tidak sehat serta segera mendapatkan pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan.
Frederick turut mengingatkan seluruh unsur untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama musim kemarau. Ancaman karhutla membutuhkan koordinasi dan kewaspadaan bersama, baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan.
Pimpinan Bankaltimtara Cabang Sendawar Sayid Muhammad Hasan mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bankaltimtara terhadap masyarakat yang terdampak kondisi musim kemarau dan potensi karhutla.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan melalui program CSR merupakan bentuk dukungan Bankaltimtara kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kami menyadari bantuan ini belum mencukupi seluruh kebutuhan yang ada, tetapi kami berharap dapat memberikan manfaat dan membantu masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di daerah,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mengapresiasi dukungan Bankaltimtara dan seluruh pihak yang turut berkontribusi dalam penanganan dampak karhutla. Kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung perlindungan kesehatan selama kondisi kabut asap.
Penyaluran bantuan dan masker tersebut diharapkan dapat meringankan dampak karhutla serta meningkatkan perlindungan masyarakat selama musim kemarau.
(Red)


















Users Today : 18
Users Yesterday : 429
This Month : 18
This Year : 138920
Total Users : 318189
Views Today : 22
Total views : 743364
Who's Online : 2