DPD LSM FAKTA Sebut Jalan Rusak Rugikan Masyarakat, Pemerintah Diminta Tegas

- Admin

Jumat, 19 Maret 2021 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD LSM Fakta Kubar Hertin Armansyah

Ketua DPD LSM Fakta Kubar Hertin Armansyah

Sendawar, Warta Kubar.co

Soal adanya kerusakan jalan umum akibat operasional perusahaan kelapa sawit di Kubar, Ketua DPD LSM FAKTA Kubar pun angkat bicara.

Kepada media ini Ketua DPD LSM FAKTA Hertin Armansyah mengatakan, seharusnya perusahaan perkebunan kelapa sawit membuat jalan sendiri untuk mengangkut Tandan Buah Segar (TBS). Dengan demikian, tidak menggunakan jalan umum yang dibangun negara dari hasil pungutan pajak masyarakat. Hampir semua jalan dalam kondisi rusak akibat truk sawit yang melintas di jalan umum.

“Perusahaan sawit seharusnya ikut merawat jalan. Bisa menggunakan dana perusahaan untuk membantu perbaikan bahkan peningkatan mutu jalan. Jika hanya mengandalkan APBD, apalagi pengelolaan realisasi APBD Kubar saat ini lebih kepada belanja rutin, konsentrasi pembangunan infrastruktur tidak menjadi fokus, ditambah lagi alasan pandemi covid-19 tentu butuh waktu yang lama. Akhirnya masyarakat yang dirugikan, setiap tahun setor pajak namun jalan tetap saja dalam kondisi rusak. Persoalan lainnya adalah pemerintah daerah melalui dinas terkait pun terkesan tidak berani bertindak tegas terhadap perusahaan pemilik kendaraan pengangkut kelapa sawit yang muatannya melebihi kapasitas yang wajar,” tulis Hertin Armansyah melalui pesan WhatsApp miliknya, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga :  FX Yapan : Besaran Silpa APBD Kubar 2021 Masih Tunggu Audit BPK

Menurutnya bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Jalan Umum dan Jalan Khusus untuk kegiatan pengangkutan Batu Bara dan Kelapa Sawit sudah jelas memuat sanksi bagi perusahaan tambang dan sawit yang menggunakan jalan umum. Perda ini memuat tentang ketentuan berupa sanksi administrasi mulai dari peringatan untuk pelanggaran ringan, paksaan, uang paksa atau pengganti, denda administrasi maksimal Rp 50 juta. Tapi sampai saat ini tidak ada gebrakan dari pemerintah soal tindakan hingga pemberian sanksi sesuai ketentuan yang ada.

Dia menambahkan pemerintah harus dengan tegas agar setiap angkutan batu bara dan hasil kelapa sawit dilarang melintasi jalan umum dan perusahaan diwajibkan membangun prasarana jalan khusus, termasuk pembuatan underpass maupun flyover pada persilangan atau crossing jalan umum sesuai ketentuan. Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati Kubar FX Yapan jangan terikat pada perjanjian kerjasama yang bersifat kelompok, wilayah tertentu apalagi itu bersifat pribadi yang disepakati dengan pihak perusahaan sehingga dapat merugikan kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan publik. Perusahaan perkebunan kelapa sawit dan batu bara masih ada yang menggunakan jalan yang merupakan fasilitas umum. Semestinya dinas terkait peka dan menyiapkan serta menerapkan aturan.

Baca Juga :  Bupati FX.Yapan Tinjau Pembangunan Kantor Sub Denpom Kubar

“Jangan hanya makan gaji buta saja menghabiskan uang negara, namun tidak mampu mengatasi permasalah seperti ini,” tegasnya.

Karena masyarakat sudah membayar pajak untuk pembangunan jalan maupun infrastruktur lainnya. Sampai anggaran untuk membuat perda itu juga dari hasil pajak masyarakat. Sudah seharusnya masyarakat juga dapat menikmati akses jalan yang baik sebagai terwujudnya pelayanan publik yang unggul, pungkas Hertin Armansyah.

Berita Terkait

Kepala Dinas Pemuda Dan Olah Raga Kutai Barat Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
Pemerintah Kampung Belempung Ulaq Salurkan BLT-DD Tahap Pertama 2026
Pemkab Kutai Barat Apresiasi Musda ke-V DPD KKSS
Pemkab Kutai Barat dan PT BISM Matangkan Rencana Pembangunan Jalan Marimun-Muara Batuq
Sinergi Diskominfo-SMSI Kubar Ciptakan Ruang Informasi yang Sehat
Miris, Kerusakan Jalan Nasional di Kutai Barat Sangat Memprihatinkan
Pemkab Kutai Barat Resmikan Gedung PDAM Tirta Sendawar
Pengukuhan DPP ABPEDNAS 2025-2031, Jaksa Agung Tekankan Akuntabilitas Desa
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kepala Dinas Pemuda Dan Olah Raga Kutai Barat Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M

Rabu, 15 April 2026 - 18:18 WIB

Pemerintah Kampung Belempung Ulaq Salurkan BLT-DD Tahap Pertama 2026

Senin, 6 April 2026 - 19:26 WIB

Pemkab Kutai Barat Apresiasi Musda ke-V DPD KKSS

Kamis, 2 April 2026 - 15:48 WIB

Pemkab Kutai Barat dan PT BISM Matangkan Rencana Pembangunan Jalan Marimun-Muara Batuq

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:18 WIB

Sinergi Diskominfo-SMSI Kubar Ciptakan Ruang Informasi yang Sehat

Berita Terbaru

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin Saat Mengunjungi Kelompok Tani Minta Mandiri.

Diskominfo Kubar

Pemkab Kubar Siap Perluas Rumah Produksi Gula Aren

Kamis, 30 Jul 2026 - 19:13 WIB

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin didampingi Istri Maria Christina Mozes Edwin Saat Melakukan Penanaman Pohon guna upaya Konservasi dan Menjaga Pelestarian Pesut Mahakam.

Diskominfo Kubar

Kubar Kembangkan Komoditas Aren

Kamis, 30 Jul 2026 - 18:54 WIB

Asisten 2 Sekretariat Kabupaten Kutai Barat, Ali Sadikin Saat Membuka Sosialisasi Pemanfaatan dan Penertiban Ruang Publik di Kecamatan Melak.

Diskominfo Kubar

Ruang Publik Ditata Tanpa Mematikan UMKM

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:26 WIB

Kepala Badan Kesbangpol Kutai Barat, Suwito Saat Memberi Selamat Kepada 45 Paskibraka Kutai Barat 2026.

Diskominfo Kubar

45 Calon Paskibraka Kubar Mulai Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan

Rabu, 29 Jul 2026 - 17:15 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!