Miris, Kerusakan Jalan Nasional di Kutai Barat Sangat Memprihatinkan

- Admin

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sendawar, wartakubar.id- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyoroti soal kondisi terkini jalan poros Kubar–Samarinda yang mengalami kerusakan parah yang hampir merata.

Adapun ruas jalan tersebut merupakan jalan nasional yang berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

Kondisi jalan nasional ini dirasakan langsung oleh Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud bersama Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani saat melaksanakan kunjungan kerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur di wilayah Kutai Barat, Kamis (8/1/2026), tepatnya di Kampung Dingin, Kecamatan Muara Lawa.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Kalimantan Timur menegaskan bahwa kondisi jalan nasional tersebut sudah sangat memprihatinkan dan berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, termasuk distribusi barang, jasa, logistik, serta mobilitas orang.

“Ini jalan nasional kondisinya rusak parah. Sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan distribusi barang, jasa, serta logistik,” ujar Gubernur Rudy Mas’ud.

Sepanjang perjalanan, rombongan juga menyaksikan langsung dampak kerusakan jalan, di mana sejumlah kendaraan mengalami kerusakan berat hingga terperosok dan menghalangi badan jalan.
Pemerintah Kabupaten Kutai Barat menyambut baik perhatian Gubernur Kalimantan Timur terhadap persoalan infrastruktur jalan nasional tersebut.

Untuk diketahui, pada 2026 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp160 miliar untuk kegiatan perawatan dan perbaikan jalan poros Kutai Barat–Samarinda.

Gubernur Kaltim berharap BPJN dapat segera melakukan langkah-langkah antisipatif agar tingkat kerusakan jalan tidak semakin parah dan tidak sampai memutus akses utama penghubung antar wilayah.

“Kami berharap BPJN segera melakukan kegiatan antisipasi. Jangan sampai jalan semakin rusak bahkan putus,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur juga meminta agar rekonstruksi jalan disesuaikan dengan kondisi alam serta kapasitas kendaraan yang melintas, khususnya kendaraan angkutan logistik dan bahan bakar minyak (BBM).

“Standarisasi jalan nasional ini harus disamakan dengan daerah lain seperti di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi, sehingga kapasitas kendaraan yang melintas bisa setara,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kaltim turut mengingatkan para pemilik kendaraan angkutan agar tidak melakukan praktik over dimension over loading (ODOL) yang dapat mempercepat kerusakan jalan.

“Tolong pemilik kendaraan angkut jangan ODOL. Ini demi kepentingan masyarakat dan kita semua,” pesannya.

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat berharap perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah pusat melalui BPJN dapat segera direalisasikan guna mendukung konektivitas wilayah, kelancaran distribusi logistik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kaltim.

(Red)

Baca Juga :  Catat, 10 Maret 2023 Pemilihan Petinggi Kampung Serentak

Berita Terkait

Wabup Kubar : Penghargaan bukan Tujuan, Manfaat untuk Masyarakat yang Utama
Kabut Asap Karhutla Meluas, Pemkab Kubar Salurkan 100 Ribu Masker
Pemkab Kubar Setujui Lima Raperda Inisiatif DPRD, Bahas Perizinan hingga Hukum Adat
DP2KBP3A Kubar Dorong Diskominfo Terapkan Anggaran Responsif Gender
Pemkab Kubar Terima Bantuan Penanganan Dampak Karhutla
Pengurus Asosiasi Seni Kutai Barat Dilantik, Bupati Dorong Pembinaan Seniman Muda hingga Kampung
Kabar Baik untuk Warga Kubar, Pemkab gandeng Kemenhub buka Akses Pendidikan Pelayaran
Tutup Pelatihan Sekolah Idaman, Wabup Kubar Minta Guru jadi Agen Perubahan
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:22 WIB

Wabup Kubar : Penghargaan bukan Tujuan, Manfaat untuk Masyarakat yang Utama

Rabu, 2 September 2026 - 10:44 WIB

Kabut Asap Karhutla Meluas, Pemkab Kubar Salurkan 100 Ribu Masker

Selasa, 1 September 2026 - 19:10 WIB

Pemkab Kubar Setujui Lima Raperda Inisiatif DPRD, Bahas Perizinan hingga Hukum Adat

Selasa, 1 September 2026 - 18:52 WIB

DP2KBP3A Kubar Dorong Diskominfo Terapkan Anggaran Responsif Gender

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Kubar Terima Bantuan Penanganan Dampak Karhutla

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Parlementaria

DPRD dan Pemkab Kubar Sepakati Arah Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:10 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!