Pembangunan Tower Listrik Melak-MMB Diharapkan Dikerjakan Tahun 2021 Ini

- Admin

Selasa, 3 Agustus 2021 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUNTASKAN : Bupati Kubar FX Yapan (kiri) bersama Wabup Kubar Edyanto Arkan (dua kiri), saat memimpin rapat penentuan lokasi tapak tower PLN Melak-MMB, di Ruang Rapat Eksekutif Lantai 3 Kantor Setkab Kubar, pada 22 Februari 2020.

Sendawar, Warta Kubar.Com

Pembangunan Tower Jaringan Listrik PLN yang menghubungkan wilayah Kecamatan Melak ke Mook Manaar Bulatn (MMB) ini, diharapkan bisa dikerjakan pada 2021.

“Pembangunan tower ini, kalau bisa secepatnya dibangun. Paling tidak, tahun 2021 ini. Sebab aliran listrik ini, menjadi dambaan atau kerinduan saudara kita yang berada di wilayah Kecamatan MMB,” ujar Wabup Kubar Edyanto Arkan, Selasa (3/8/2021) di Sendawar.

Pembangunan tower dan jaringan listrik ini akan terkoneksi melalui PLTD Sendawar berada di Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak nantinya.

Baca Juga :  Satpol PP Kubar Akan Terus Tingkatkan Kinerja

 “Sehingga, aliran listrik di MMB, akan teraliri listrik 24 jam,”katanya

Saat ini, untuk lahannya sudah disiapkan dan pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) Kubar sudah mengukur tanahnya sesuai dengan patok yang ada dengan kebutuhan PLN.

Tinggal dilakukan penilaian dari KJPP (Kantor Jasa Penilaian Pembangunan). Setelah selesai itu, paling tidak pada tahun 2021 ini, pembangunan tower bisa dikerjakan. Sehingga listrik yang ada bisa dirasakan masyarakat di wilayah MMB.

Pemerintah juga bertekad terus memenuhi harapan masyarakat, agar listrik dapat terwujud, dengan semangat semakin adil dan merata kepada seluruh wilayah Kubar,” ucapnya.

Wabup menambahkan, Sebentar lagi di wilayah Kecamatan Siluq Ngurai akan terkoneksi dengan jaringan listrik PLN dari Kampung Muara Tae Kecamatan Jempang. Karena sumber listriknya, sudah tersambung dengan jaringan kelistrikan PLN dari sistem Mahakam berada di wilayah Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara dan Samarinda.

Baca Juga :  Gaji Petinggi Kampung Capai Rp 5,8 Juta

Rencananya aliran listrik menjadi 24 jam dan semula 12 jam. Sementara ini, masih menggunakan mesin genzet PLN. Kalau sudah terkoneksi, pengoperasian mesin itu akan dihentikan.

Begitu juga sepanjang jalan poros Trans Kalimantan dari Kampung Muara Gusik, Jambuk sampai ke Bokokong Makmur sudah dialiri listrik 24 jam. Dan Kampung Tanjung Isuy pun sudah ditarik dari jaringan listrik PLN dari Samarinda dan sudah menyala 24 jam.

(hms6)

 

 

Berita Terkait

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting
Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan
Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha
Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online
Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan
Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab Kutai Barat Evaluasi BLUD Puskesmas
Pemkab Kutai Barat Punya Mal Pelayanan Publik
Pemkab Kutai Barat Gelar Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:53 WIB

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:15 WIB

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab Kutai Barat Evaluasi BLUD Puskesmas

Berita Terbaru

Sesi Foto Bersama Saat Pelantikan Pengurus Lembaga Adat Kampung Sekolaq Oday, Kecamatan Barong Tongkok Periode 2026-2031.

Seni Dan Budaya

Pengurus Adat Sekolaq Oday Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:37 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!