Sungai Nyahing Keruh, DLH Lakukan Pemeriksaan

- Admin

Sabtu, 31 Juli 2021 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Turun Ke Lapangan, Cari Sumber Pencemaran,Mengakibatkan kekeruhan, di Sungai Nyahing

Wabup Kubar Edyanto Arkan (kiri) bersama Kepala DLH Kubar Ali Sadikin (kanan) berdiskusi, usai pelaksanaan apel siaga pengendalian karhutla di Kubar, di Alun-Alun Itho, Barong Tongkok.

Sendawar, Warta Kubar.Co

Sungai Nyahing di wilayah Kecamatan Damai, tampak berwana kecokelatan. Diduga sungai itu, mengalami pencemaran yang mengakibatkan kekeruhan.

“Hal ini merupakan hasil informasi masyarakat yang disampaikan kepada Pemkab Kubar,”kata Wabup Kubar Edyanto Arkan, Kamis (29/7/2021).

Mendengar informasi itu, Pemkab Kubar langsung menyikapinya dengan menugaskan Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan, menelusuri dan mencari sumber pencemaran yang mengakibatkan kekeruhan di Sungai Nyahing.

Penelusuran dilakukan, pada 28 Juli 2021 dan dimulai melalui Sungai Kadang Pahu (anak Sungai Mahakam) di wilayah Kecamatan Muara Pahu sampai pada bagian hulu persimpangan Sungai Nyahing Kecamatan Damai. “Hasilnya, kondisi airnya masih bersih dan jernih,”ungkapnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Serahkan Sepeda dan Sejumlah Uang Kepada Vino

Karena kondisi sudah malam, penelusuran pun dihentikan dan dilanjutkan kembali, pada 29 Juli 2021, untuk mencari sumber pencemaran sehingga mengakibatkan kekeruhan, di Sungai Nyahing.

Karena diduga, di sekitaran kiri dan kanan sungai itu, ada beberapa kegiatan-kegiatan A, B, C dan D yang berpotensi menimbulkan pencemaran yang mengakibatkan kekeruhan yang terjadi.

“Tim DLH sedang bekerja, untuk menelusuri sampai mendapatkan kejelasan sampai dimana sumber pencemaran tersebut. Pemerintah akan segera menangani, menindak, mengingatkan kepada pihak yang sebagai sumber pencemaran itu,”tegasnya.

Hasil dari tim itu harus mendapatkan kepastian sumber pencemarannya. Yaitu, dengan teknik-teknik pada bagian hulu sungai yang masih jernih dan pada bagian sungai mana airnya sudah tercemar.

“Disitulah nanti dapat diketahui sumber pencemaran secara jelas. Setelah diketahui dengan jelas, barulah kita berikan peringatan dan sanksi baik administrasi maupun paksaan sesuai ketentuan yang ada,”tegasnya lagi.

Baca Juga :  520 Warga Terdampak gempa NTT dan tak ada Korban Jiwa

Wabup menambahkan sumber pencemarnya ada kegiatan, kalau dalam ilmu lingkungan itu, kegiatan-kegiatan yang merubah rona awal lingkungan, itu lah yang harus dicari kegiatan apa? baik itu kegiatan A, B, C dan D.

Tapi yang jelas tidak boleh mengira-ngira, tapi harus ada kejelasan darimana sumber pencemaran itu. Hasilnya segera akan dilakukan. Pertama, secara fisik dilihat, fisik itu akan kelihatan keruh. Kalau dilihat lagi secara kimianya, menggunakan laboratorium.

Kalau keruh itu, dilihat sumbernya dan apa yang dibawanya? Misalkan, tanah. Apa sebab tanah itu. Bisa saja, karena settling pond yang tidak berfungsi baik atau bagimana tidak difungsikan. Jika menimbulkan erosi, harus dilakukan adanya bendungan agar bisa menahan erosi supaya tidak terjadi,” tandasnya.

(hms6)

 

 

Berita Terkait

Kendaraan Berat Bebas Melintas Konvoi di Jalan Umum Kutai Barat
Dua Karyawan Tewas Kecelakaan di Jalur Hauling Batubara PT Manor Bulatn Lestari
Jalan Umum Minim Penerangan, Tokoh Masyarakat Kutai Barat Minta DPRD Kaltim Perjuagkan PJU
PWI Pusat Minta Persiapan Teknis HPN 2025 Dimulai Pekan Depan
Hati-hati, Persimpangan Jalan di Sekolaq Joleq Rawan Kecelakaan Lalu Lintas
Ruas Jalan Trans Kaltim di Bekokong Rusak Parah
Masyarakat Adat Intu Lingau Bantah Kawasan Batu Apoy Berstatus Hutan Lindung
Usai Resmi dibentuk, Pengurus PWI Kutai Barat Tatap Muka ke Diskominfo
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:44 WIB

Kendaraan Berat Bebas Melintas Konvoi di Jalan Umum Kutai Barat

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dua Karyawan Tewas Kecelakaan di Jalur Hauling Batubara PT Manor Bulatn Lestari

Minggu, 16 November 2025 - 18:17 WIB

Jalan Umum Minim Penerangan, Tokoh Masyarakat Kutai Barat Minta DPRD Kaltim Perjuagkan PJU

Sabtu, 4 Januari 2025 - 19:50 WIB

PWI Pusat Minta Persiapan Teknis HPN 2025 Dimulai Pekan Depan

Sabtu, 28 Desember 2024 - 08:15 WIB

Hati-hati, Persimpangan Jalan di Sekolaq Joleq Rawan Kecelakaan Lalu Lintas

Berita Terbaru

Hukum Dan Kriminal

Proses Eksekusi Putusan Pengadilan Terhadap Terpidana Budi Permanto

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:15 WIB

Tim Kompolnas RI Saat Mengunjungi Polsek Melak

Hukum Dan Kriminal

Tingkatkan Pelayanan Kepolisian, Tim Kompolnas Kunjungi Polsek Melak

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:06 WIB

Hukum Dan Kriminal

Polsek Bentian Besar Berhasil Ungkap Peredaran Narkotika

Selasa, 5 Mei 2026 - 06:37 WIB

Peristiwa

Kendaraan Berat Bebas Melintas Konvoi di Jalan Umum Kutai Barat

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:44 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!