Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan

- Admin

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sesi Foto Bersama Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menghadiri Musrenbang Tematik Penyusunan RKPD 2027.

Sesi Foto Bersama Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menghadiri Musrenbang Tematik Penyusunan RKPD 2027.

Sendawar, wartakubar.id-Pemkab Kutai Barat (Kubar) menggelar Musrenbang Tematik Kelompok Rentan dalam rangka penyusunan RKPD 2027 yang berlangsung di Ruang Aula Lantai 2 BKAD pada Rabu (10/6/2026).

Turut dihadiri, Plt Kepala BKAD Erik Victory, Kepala Dinas Sosial Adolfus Edhardus Pontus, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Gamas Laden, Wakil Ketua TP PKK Dewi Hairiah Nanang Adriani, jajaran perangkat daerah, camat serta perwakilan kelompok rentan yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun melalui Zoom.

Wakil Bupati Kutai Barat H.Nanang Adriani menjelaskan, Musrenbang Tematik merupakan tindak lanjut Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 000.8/726/SJ tanggal 27 Januari 2026 yang menekankan pentingnya perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, inklusif, dan berkeadilan.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada capaian fisik dan angka statistik semata, tetapi harus mampu menghadirkan keadilan sosial dan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat.

“Prinsip yang diusung adalah Leave No One Behind, tidak boleh ada satu pun warga yang tertinggal, terpinggirkan, atau tidak mendapatkan ruang untuk menyampaikan aspirasinya dalam pembangunan daerah,”tegas Wabup.

Baca Juga :  Sekda Kubar Imbau ASN Netral Jelang Pemilu 2024

Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, capaian indikator makro, maupun pembangunan infrastruktur fisik. Yang lebih penting adalah sejauh mana pembangunan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata.

 Pemerintah daerah harus mendengarkan kebutuhan masyarakat secara langsung agar program yang dirancang benar-benar tepat sasaran. Nanang mencontohkan masih adanya ketidaksesuaian antara program yang diberikan dengan kebutuhan warga di lapangan.

“Kalau masyarakat membutuhkan kopi, jangan diberi kacang tanah. Artinya kebutuhan masyarakat harus dipahami secara tepat agar pembangunan benar-benar berdampak,”ujarnya.

Melalui Musrenbang Tematik ini, Pemkab Kubar memberikan ruang khusus bagi perempuan, penyandang disabilitas, lansia, anak-anak, masyarakat adat, serta masyarakat miskin ekstrem untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka secara langsung kepada pemerintah.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus meningkatkan program pemberdayaan ekonomi perempuan, perlindungan perempuan dan anak, penyediaan fasilitas publik yang ramah disabilitas, peningkatan pelayanan bagi lansia, perlindungan sosial bagi masyarakat miskin ekstrem serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan.

Baca Juga :  Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan, Disdikbud Kubar Bantu Starlink Untuk Sekolah

“Suara yang disampaikan hari ini akan menjadi bagian penting dalam penyusunan RKPD Tahun 2027 sehingga pembangunan Kubar semakin inklusif, adil dan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh masyarakat tanpa terkecuali,”katanya.

Sementara itu, Sekretaris Bappedalitbang Kubar Florensius Steven menyampaikan bahwa Musrenbang Tematik merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya prinsip Leave No One Behind.

Menurutnya, pembangunan yang baik adalah pembangunan yang mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Karena itu, forum ini secara khusus disediakan bagi penyandang disabilitas, lansia, perempuan, anak dan kelompok rentan lainnya untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, pengalaman maupun berbagai tantangan yang mereka hadapi.

(Red/Adv)

Berita Terkait

TTG XII Kaltim Jadi Ajang Kolaborasi Inovator
Pemkam Linggang Bangun Sari Lestarikan Budaya Lokal
Pemkab Kubar Sukses Gelar Nobar Final Pildun 2026
Melihat Festival ‘Luuq Melapeh’ Budaya Dayak Tunjung 2026
Siapkan Generasi Emas 2045, B2SA Goes To School Hadir di SMANSA Jempang
Guru Muda Hadir Perkuat Pendidikan di Kubar
Rakerda FKUB se-Kaltim, Pemkab Kubar Komitmen Jaga Kerukunan
Perkuat Legalitas, Distan Kubar Fasilitasi Akta Notaris 47 Poktan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:56 WIB

TTG XII Kaltim Jadi Ajang Kolaborasi Inovator

Senin, 20 Juli 2026 - 18:55 WIB

Pemkam Linggang Bangun Sari Lestarikan Budaya Lokal

Senin, 20 Juli 2026 - 09:21 WIB

Pemkab Kubar Sukses Gelar Nobar Final Pildun 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:59 WIB

Melihat Festival ‘Luuq Melapeh’ Budaya Dayak Tunjung 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WIB

Siapkan Generasi Emas 2045, B2SA Goes To School Hadir di SMANSA Jempang

Berita Terbaru

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin didampingi Istri Bersama Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Viktory Saat Menghadiri Gala Dinner TTG XII Kaltim yang diselenggarakan di Kabupaten Kutai Barat.

Advertorial

TTG XII Kaltim Jadi Ajang Kolaborasi Inovator

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:56 WIB

Pemrintah Kampung Linggang Bangun Sari Kecamatan Linggang Bigung Melestarikan Budaya Lokal Melalui Sanggar Seni Setempat.

Advertorial

Pemkam Linggang Bangun Sari Lestarikan Budaya Lokal

Senin, 20 Jul 2026 - 18:55 WIB

Tampak Ribuan Masyarakat Kutai Barat Tumpah Ruah Memadati Alun-Alun ITHO Saat Menyaksikan Tim Kebanggaan yang Berlaga di Final Pildun 2026.

Advertorial

Pemkab Kubar Sukses Gelar Nobar Final Pildun 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 09:21 WIB

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin Saat Membuka Perhelatan Festival Luuq Melapeh yang juga dirangkai dengan Kejuaraan Motor Cross.

Advertorial

Melihat Festival ‘Luuq Melapeh’ Budaya Dayak Tunjung 2026

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:59 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!