Pemkab Kubar Matangkan Rekonstruksi Jalan Utama Sendawar, Linggang Bigung hingga Mentiwan

- Admin

Kamis, 17 September 2026 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

SENDAWAR- Pemerintah Kabupaten Kutai Barat mematangkan rencana rekonstruksi sejumlah ruas jalan utama di kawasan Sendawar.

Selain memperbaiki kualitas jalan, proyek ini diarahkan untuk menata drainase, trotoar, akses fasilitas publik, dan kawasan di sepanjang koridor jalan.

Pembahasan tersebut dilakukan melalui rapat koordinasi dan presentasi perencanaan di Ruang Rapat Koordinasi Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Barat, Kamis (17/9/2026).

Ruas jalan yang masuk dalam rencana rekonstruksi meliputi Simpang Linggang Bigung–Simpang Raya–Sumber Sari–Sekolaq Muliaq hingga Mentiwan.

Rapat dihadiri Bupati Kutai Barat Frederick Edwin, Sekretaris Daerah Erik Victory, Direktur Perumda Air Minum Untung Surapati, para asisten, kepala perangkat daerah, tim konsultan, serta jajaran terkait.

Dalam arahannya, Frederick menegaskan bahwa perencanaan rekonstruksi harus dilakukan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kawasan Sendawar dalam jangka panjang.

“Perencanaan harus kita lihat untuk jangka panjang. Jalan yang dibangun harus memberikan manfaat luas, mendukung perkembangan wilayah, dan mampu melayani kebutuhan masyarakat ke depan,” ujarnya.

Perencanaan Harus Antisipasi Persoalan Sosial

Bupati meminta Sekretariat Daerah berperan aktif dalam mengoordinasikan penyelesaian berbagai kendala yang berpotensi muncul, termasuk persoalan administratif serta komunikasi dengan masyarakat, pemilik lahan, dan pelaku usaha di sepanjang koridor jalan.

Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat harus mengutamakan komunikasi dan dialog untuk membangun pemahaman bersama mengenai tujuan pembangunan.

“Persoalan sosial maupun nonteknis yang berkaitan langsung dengan masyarakat harus kita selesaikan secara humanis melalui dialog yang konstruktif,” tegas Frederick.

Drainase dan Akses Fasilitas Publik Jadi Perhatian

Dari sisi teknis, Frederick meminta desain rekonstruksi tidak hanya berfokus pada badan jalan. Perencanaan juga harus mencakup bahu jalan, drainase, gorong-gorong, saluran pembuangan, serta trotoar, khususnya di kawasan dengan aktivitas pejalan kaki yang tinggi.

Akses menuju fasilitas publik, seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat pelayanan masyarakat, juga harus menjadi perhatian. Penataan trotoar dan drainase diminta menyesuaikan kondisi serta kebutuhan pengguna jalan.

Sistem drainase menjadi salah satu aspek penting dalam perencanaan. Penempatan parit, gorong-gorong, dan saluran pembuangan harus disesuaikan dengan kondisi teknis di lapangan serta terintegrasi dengan sistem pembuangan air.

Langkah tersebut diperlukan untuk mencegah munculnya persoalan genangan dan banjir setelah rekonstruksi selesai.

Selain itu, desain jalan diminta mempertimbangkan umur pelayanan, perkembangan lalu lintas, dan arah pertumbuhan kawasan Sendawar agar infrastruktur yang dibangun mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Dorong Keterhubungan Antarkawasan

Koridor jalan yang direncanakan merupakan jalur penting yang menghubungkan kawasan permukiman dengan fasilitas kesehatan, pendidikan, pelayanan publik, dan pusat kegiatan ekonomi.

Karena itu, penataan jalan diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memperkuat keterhubungan antarkawasan dan mendukung perkembangan tata ruang perkotaan.

Frederick juga meminta seluruh perangkat daerah, tim konsultan, dan pihak terkait aktif memberikan masukan terhadap rancangan yang dipresentasikan.

“Silakan berikan masukan, saran, dan kritik yang membangun. Kita perlu memiliki persepsi dan visi yang sama karena pembangunan ini pada akhirnya untuk kepentingan masyarakat,” pesannya.

Melalui pematangan perencanaan tersebut, Pemkab Kutai Barat menargetkan rekonstruksi koridor jalan utama Sendawar dapat dipersiapkan secara komprehensif, mencakup kualitas konstruksi, sistem drainase, keselamatan pengguna jalan, kenyamanan, dan penataan kawasan.

Pembangunan ini diharapkan menghasilkan infrastruktur jalan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mendukung konektivitas, aktivitas ekonomi, dan mobilitas masyarakat Kutai Barat.

Baca Juga :  LSM FAKTA Minta Pemerintah Tuntaskan Polemik Sampah

(Red)

Berita Terkait

Wabup Kubar : Penghargaan bukan Tujuan, Manfaat untuk Masyarakat yang Utama
Kabut Asap Karhutla Meluas, Pemkab Kubar Salurkan 100 Ribu Masker
Pemkab Kubar Setujui Lima Raperda Inisiatif DPRD, Bahas Perizinan hingga Hukum Adat
DP2KBP3A Kubar Dorong Diskominfo Terapkan Anggaran Responsif Gender
Pemkab Kubar Terima Bantuan Penanganan Dampak Karhutla
Pengurus Asosiasi Seni Kutai Barat Dilantik, Bupati Dorong Pembinaan Seniman Muda hingga Kampung
Kabar Baik untuk Warga Kubar, Pemkab gandeng Kemenhub buka Akses Pendidikan Pelayaran
Tutup Pelatihan Sekolah Idaman, Wabup Kubar Minta Guru jadi Agen Perubahan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 15:29 WIB

Pemkab Kubar Matangkan Rekonstruksi Jalan Utama Sendawar, Linggang Bigung hingga Mentiwan

Jumat, 4 September 2026 - 10:22 WIB

Wabup Kubar : Penghargaan bukan Tujuan, Manfaat untuk Masyarakat yang Utama

Rabu, 2 September 2026 - 10:44 WIB

Kabut Asap Karhutla Meluas, Pemkab Kubar Salurkan 100 Ribu Masker

Selasa, 1 September 2026 - 19:10 WIB

Pemkab Kubar Setujui Lima Raperda Inisiatif DPRD, Bahas Perizinan hingga Hukum Adat

Selasa, 1 September 2026 - 18:52 WIB

DP2KBP3A Kubar Dorong Diskominfo Terapkan Anggaran Responsif Gender

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Olahraga

Pengurus PERBAKIN Kubar 2026-2030 Dilantik

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:28 WIB

Oplus_16908288

Parlementaria

DPRD dan Pemkab Kubar Sepakati Arah Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:10 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!