Ribuan Guru Di Kubar Belum Sarjana, Terbanyak Guru SD

- Admin

Sabtu, 30 Maret 2019 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara Penyerahan Laptop Kepada Kepala Sekolah Se- Kutai Barat di BPU Tana Purai Ngeriman

Acara Penyerahan Laptop Kepada Kepala Sekolah Se- Kutai Barat di BPU Tana Purai Ngeriman

SENDAWAR, wartakubar.id-Ribuan tenaga pendidik yang mengajar di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) ternyata belum mengantongi Izasah Sarjana. Termasuk juga masih banyak ditemukan yang belum memiliki sertifikasi sebagai guru.

Padahal sesuai dengan kewajiban bagi guru untuk memiliki serifikat pendidik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen (UUGD). UU tersebut menyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru profesional minimum harus sarjana atau diploma empat (D-IV). Kemudian menguasai kompetensi, memiliki serifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Silvanus Ngampun mengakui,”Memang masih ribuan guru sekolah dasar yang belum menuntaskan pendidikan S1. Rata-rata masih berizasah SMA. Dari jumlah 3.000 guru se-Kubar terbanyak guru sekolah dasar,” ungkapnya saat membuka workshop kurikulum 13 kepada puluhan guru yang diselenggarakan oleh salah satu Perusahaan tambang, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Ratusan Guru di Kubar Ikuti Seminar Nasional Pembentukan Karakter

Sementara lanjut Silvanus menerangkan, Guru SMP dan sederajat hamper semuanya sarjana. Tak hanya itu, Masih banyak juga guru yang belum mengikuti sertifikasi.”Masalah ini tengah menjadi upaya kami agar semua tenaga pendidik dapat memenuhi aturan,” ucapnya.

Kondisi ini, kata dia disebabkan banyak yang bertugas mengajar di pedalaman dan daerah terpencil. Jauh dari ibukota kabupaten. Disatu sisi proses belajar mengajar juganharus tetap dilakukan. Sementara tuntutan penyesuaian pendidikan sebagai guru sulit terpenuhi. Akhirnya harus diperlukan biaya besar.

Meskipun demikian, menurutnya akan tetap menjadi kewajiban Disdikbud menyikapinya. Diantaranya rekruitmen tenaga pendidik yang harus diutamakan S1.”Di Kantor saya banyak sekali permohonan untuk menjadi guru. Kalau diletakkan di ruangan bisa penuh. Makanya saya prioritaskan yang sudah sarjana,’ terangnya.

Ketika ditanya apakah guru yang tidak sesuai dengan kualifikasi akan berdampak bagi mutu pendidikan,Silvanus mengatakan tengah nmenjadi perhatiannya. Makanya meski guru belum memiliki standar pendidikan wajib belajar.”Biar ijasah SMA tapi otaknya sama dengan yang sarjana,” katanya. Makanya wajib belajar terus.”Kalau punya handphone gunakan sebagai salah satu gudangnya ilmu. Jangan dipakai untuk hal-hal yang negative,” tegasnya.

Baca Juga :  Delapan Pengurus Gerakan Pramuka Kubar Terima Penghargaan Lencana Pancawarsa

Demikian juga disampaikan kepada guru yang memiliki waktu untuk kuliah, dia menganjurkan supaya sehera menuntaskannya. Pasalnya, jika tidak mengikuti aturan pada saatnya akan tertinggal.

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kubar inipun menekankan, era saat ini tenaga pendidik dituntut lebih kerja keras untuk mencetak generasi yang mumpuni.

“Jangan ada lagi sekolah yang lambat membagikan rapor anak didik setelah libur sekolah. Kondisi ini jelas tidak benar. Coba kalau Ibu dan Bapak guru sebagai orang tua siswanya yang anaknya menerima rapor pendidikan setelah libur sekolah, Kan tidak enak begitu,” teganya.

# Henry Situmorang #

Berita Terkait

Soal TPP Guru, Pemkab Kutai Barat Tekankan Kepatuhan Regulasi dan Kondisi Fiskal
TK Gracia Simpang Raya ‘Field Trip’ ke Stand Pameran Polres Kutai Barat
HAN ke-41, DP2KBP3A dan APSAI Gelar Grand Final Pemilihan Duta Forum Anak Kubar
Disdikbud Kubar Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M
Disdik Kubar Banderol Plang TK Negeri Rp.10 Juta
Perayaan Natal 2024 dan Pentas Seni TK Gracia Simpang Raya Berlangsung Meriah
HGN 2024, Guru Hebat Indonesia Kuat Terus Melahirkan Generasi Unggul
Punya Prestasi, Seorang Guru SDN 010 Jambuk Makmur Terima Penghargaan dari Wamen Dikdasmen
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:42 WIB

Soal TPP Guru, Pemkab Kutai Barat Tekankan Kepatuhan Regulasi dan Kondisi Fiskal

Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:22 WIB

TK Gracia Simpang Raya ‘Field Trip’ ke Stand Pameran Polres Kutai Barat

Rabu, 13 Agustus 2025 - 06:39 WIB

HAN ke-41, DP2KBP3A dan APSAI Gelar Grand Final Pemilihan Duta Forum Anak Kubar

Jumat, 6 Juni 2025 - 19:04 WIB

Disdikbud Kubar Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025 M

Kamis, 29 Mei 2025 - 07:26 WIB

Disdik Kubar Banderol Plang TK Negeri Rp.10 Juta

Berita Terbaru

Peristiwa

Kendaraan Berat Bebas Melintas Konvoi di Jalan Umum Kutai Barat

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:44 WIB

Hukum Dan Kriminal

Polisi Cokok Pengetap BBM Pertalite di SPBU Benung

Rabu, 8 Apr 2026 - 08:32 WIB

Birokrasi

Pemkab Kutai Barat Apresiasi Musda ke-V DPD KKSS

Senin, 6 Apr 2026 - 19:26 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!