Asal Bisa Jaga Mutu, Harga Karet Tembus Rp10 Ribu/Kilo

- Admin

Selasa, 20 Juli 2021 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sendawar, warta kubar.com

Perkembangan harga karet di Kutai Barat (Kubar), terus bergerak naik sekitar Rp 9.000 sampai Rp 10.000 per kg. Hal ini, dikarenakan petani karet sudah merubah pola pengolahan karetnya menjadi karet bersih.

Sehingga kadar karet kering (K3) nya, sudah diatas 50 persen dari harga karet yang diterima PT Davco Sendawar Industri (DSI) yang berada di Kampung Rejo Basuki Kecamatan Barong Tongkok.

Mendengar kabar itu, kami merasa cukup senang dan kami terus mendorong petani karet untuk meningkatkan kualitas karet.“Dengan kualitas karet bagus, pastinya mendongkrak harga jual saat dipasarkan,”kata Wabup Kubar Edyanto Arkan, di Ruang Kerjanya, Lantai 3 Kantor Bupati Kubar, Jumat 16/7/2021.

Diketahui, untuk lahan karet secara keseluruhan di wilayah Kubar berkisar 42 ribu hektare. Karet yang sudah tertanam, sekitar 25 ribu hektare. Sedangkan karet yang berproduksi, sekitar 20 ribu hektare dan hasilnya pun cukup bagus.

Baca Juga :  Kuota Elpiji 3 kg di Kubar mengalami Pengurangan

Wabup mengimbau bagi petani karet, saat ini sudah melihat hasil karet yang dijual. Untuk itu, dengan mengolah karet berkualitas bersih itu mendapatkan harga yang bagus dan tinggi. “Untuk itu, terus pertahankan dan menjaga kualitas agar selalu bersih,”ucapnya.

Kita ingat disaat harga karet, pada 2010 silam sekitar Rp12.000 per kg, pada 2005 sampai 2006 harga karet menjadi Rp 4,500 per kg menurun, beban petani karet untuk mengolah kebunnya.

Tetapi disaat harga karet mulai naik dari Rp 5,000 sampai Rp 7,000 kita sangat bersenang hati, karena petani karet sudah mulai bisa bangkit kembali mengolah kebunnya dengan baik.

Dengan harga karet yang sudah Rp 9,000 sampai Rp 10,000 per kg. Kami minta petani karet, dapat menyisihkan sebagian pendapatan karetnya setiap bulannya untuk ditabung, berinvestasi maupun pemeliharan kebun karetnya akan datang.

Baca Juga :  Perdana di Kutai Barat, Kampung Belempung Ulaq Gelar Sosialisasi Dan Pelatihan Digides

Hal ini menjaga apabila pada waktu fluktuasi harga karet itu turun dan naik, itu yang dikhawatirkan. “Kalau memiliki cadangan tabungan, bisa diolah untuk kebutuhan kebun karetnya,”katanya.

Untuk penjualan karet sendiri, ada dijual di Pabrik Karet PT Multi Kusuma Cemerlang (MKC) di Kecamatan Palaran Samarinda Seberang dan dijual di Banjarmasin Provinsi Kalsel. “Kita cukup senang, karena ada pembeli yang beragam. Jadi masyarakat bisa memilih untuk menjual pasaran karetnya,”ujarnya.

Saya merasa senang sebagaimana diharapkan, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang berada di masyarakat tetap tidak bosan memberikan pendampingan kepada petani karet untuk memproduksi karet yang bersih, karena sesuai dengan harga yang diterima pun cukup bagus,” pungkasnya. 

(hms6)

 

Berita Terkait

Dorong Kolaborasi RRI-SMSI, Firdaus Tekankan Peran Penjaga Kebenaran Nasional
Pemkab Kubar Sambut Baik Kehadiran Kolam Renang Sidodadi
Pemkab Kubar Teken PKS Pengembangan Ekosistem Desa dengan Bankaltimtara
Libur Sekolah, Kapal Sungai Jadi Rebutan
Media ‘Homeless vs Verifikasi Dewan Pers’, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adiktif di Era Digital
Klarifikasi Terkait Issue Negatif terhadap Pembebasan lahan di PT. BISM
PT.KOG Kutai Barat Gelar Diksar Satpam Gada Pratama Angkatan ke-18 Tahun 2025
KH Ma’ruf Amin Resmi Pimpin Dewan Penasehat SMSI
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:55 WIB

Dorong Kolaborasi RRI-SMSI, Firdaus Tekankan Peran Penjaga Kebenaran Nasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:41 WIB

Pemkab Kubar Sambut Baik Kehadiran Kolam Renang Sidodadi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Pemkab Kubar Teken PKS Pengembangan Ekosistem Desa dengan Bankaltimtara

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:40 WIB

Libur Sekolah, Kapal Sungai Jadi Rebutan

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:17 WIB

Media ‘Homeless vs Verifikasi Dewan Pers’, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adiktif di Era Digital

Berita Terbaru

Oplus_16908288

Parlementaria

DPRD dan Pemkab Kubar Sepakati Arah Perubahan APBD 2026

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:10 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!