BALIKPAPAN, wartakubar id – Kapolda Kaltim, Irjen Pol. Endar Priantoro menegaskan peran strategis Humas Polri di tengah derasnya arus informasi digital. Humas tidak boleh sekadar menjadi penyampai berita, tetapi harus mampu membaca isu, membangun kepercayaan publik, dan menjadi sumber informasi yang kredibel.
Penegasan itu disampaikan Endar saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polda Kaltim 2026 di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Rabu (2/9/2026).
Rakernis mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah dalam Rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia Tahun 2026.”
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, para pejabat utama Polda Kaltim, Kasubbag Renmin satuan kerja Polda Kaltim, para Kasi Humas Polres jajaran, serta operator Polres.
Sejumlah narasumber dari berbagai bidang juga dihadirkan, di antaranya Ketua Komisi Informasi Provinsi Kalimantan Timur Sencihan, S.H., C.Me.; Senior News Reporter dan Presenter BTV Delita; Dosen Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Faisal Syamsuddin, S.Pd., M.Sn.; serta Content Creator Fitria Nurul Anisa.
Humas Jadi Mata dan Telinga Polri
Endar menyebut Humas memiliki posisi penting dalam menjaga citra institusi dan membangun kepercayaan masyarakat.
Menurutnya, Humas harus mampu mengelola isu sekaligus memahami perspektif masyarakat terhadap berbagai persoalan yang berkembang.
“Dari tema ini ada dua kata kunci yang harus kita pahami, yaitu optimalisasi komunikasi publik dan manajemen media yang baik,” ujar Endar.
Ia menekankan, kecepatan informasi di era digital harus dibarengi dengan ketepatan data. Informasi yang disampaikan Polri harus faktual, berimbang, dan dapat dipercaya.
Endar mencontohkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kaltim. Perjuangan personel di lapangan, kata dia, perlu disampaikan kepada masyarakat melalui pemberitaan dan konten yang objektif.
“Informasi harus kita berikan lebih kepada masyarakat karena masyarakat lebih percaya dengan apa yang mereka lihat dan dapatkan melalui media. Perkembangan digital harus kita ikuti,” tegasnya.
Semua Polisi Punya Peran Kehumasan
Kapolda juga mengingatkan bahwa tugas kehumasan bukan hanya milik personel yang berada di struktur Humas.
Setiap anggota Polri, menurutnya, memiliki tanggung jawab menjaga citra institusi saat berinteraksi dengan masyarakat.
Karena itu, jajaran Polri diminta meningkatkan kemampuan komunikasi publik, memperkuat sinergi dengan media massa, serta mengikuti perkembangan teknologi dan pola komunikasi masyarakat.
“Perkuat komunikasi publik secara humanis, jaga sinergi dengan elemen lain dan media massa. Tingkatkan kompetensi di bidang kehumasan. Penyampaian informasi harus cepat, tepat, efektif, dan dapat diterima masyarakat,” pesannya.
Rakernis Humas Polda Kaltim 2026 diharapkan memperkuat kemampuan jajaran dalam mengelola informasi dan media sehingga komunikasi kepolisian semakin transparan, responsif, humanis, dan mampu menjawab kebutuhan informasi masyarakat.
(Red)

















Users Today : 402
Users Yesterday : 657
This Month : 1059
This Year : 139961
Total Users : 319230
Views Today : 539
Total views : 744956
Who's Online : 3