Anggaran Tanam Bambu di DLH Tahun 2019 Rp 3 Miliar, Perjalanan Dinas Rp 288 Juta

- Admin

Kamis, 5 Agustus 2021 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Penataan Dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Kubar H.Makkulau menyebut sejak 2018 menerima Dana Bagi Hasil (DBH) yang masih tersisa di Kubar. Pada 2019 DLH meminta untuk bisa diupayakan untuk pengelolaan lingkungan hidup.

Kemudian setelah melakukan koordinasi dengan Bappeda dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup akhirnya DLH diizinkan untuk mengelola Dana Bagi Hasil.

DBH-DR merupakan dana yang disalurkan dari Kementerian Kehutanan sebesar sekitar Rp 200 miliar. DLH meminta untuk menggunakan anggaran tersebut untuk kebaikan lingkungan hidup di Kubar, katanya Kamis (5/8/2021) di ruang kerjanya.

Tahun 2018 DLH diizinkan untuk mengelola DBH-DR dengan melakukan penanaman bambu di kanan dan kiri sungai.

“Jadi tahun 2018 DLH membuat perencanaan teknik untuk kegiatan penanaman bambu di tepian sungai Mahakam,” ujarnya.

Dalam perencanaan itu keabsahan wilayah dan kelompok tani yang melakukan kegiatan itu mesti mendapat persetujuan dari Kepala Adat, Petinggi hingga Camat. Berkaitan dengan lahan kritis yang akan ditanami bambu itu juga melalui koordinasi dengan pihak Bappeda Kubar. Jadi tahun 2018 masih perencanaan teknik kegiatan.

Kemudian pada tahun 2019 DLH Kubar menerima anggaran DBH-DR sebesar Rp 21.357.000.000. Dan selanjutnya dilakukan penyusunan rencana kegiatan dengan harapan bisa direalisasikan sepenuhnya.

Adapun kegiatan yang telah disusun diantaranya Penanaman Bambu di Kanan Kiri Sungai Rp.16.092.000, Penanaman di Sempadan Danau dan Daerah Tangkapan Air Rp.3.205.000.000, Penanaman di Sekitar Mata Air dan Daerah Tumbuhan Air Rp.2.060.000.000. Dan Peningkatan Koordinasi melalui Rapat Kerja, Rapat Koordinasi dan Kunjungan Kerja Rp.308.000.000. Angka tersebut masih berupa Pagu Anggaran, paparnya.

Baca Juga :  Bupati FX.Yapan Undang Wartawan Rilis Soal Lelang Proyek

Namun dalam realisasi anggaran pelaksanaan kegiatan tersebut DLH hanya mendapat Anggaran sebesar Rp 4 miliar. Karena DBH-DR merupakan dana pusat dan pengusulannya pun mengalami keterlambatan jadi sudah pada pertengahan tahun itu pun setelah melakukan koordinasi dengan Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup.

“Memang terdengar di luar sana bahwa DLH terima anggaran DBH-DR tahun 2019 itu sangat besar. Padahal pada akhirnya akhirnya karena lambat proses pengusulan maka Anggaran yang diterima hanya 4 miliar dari 21 miliar,” bebernya.

Ia mengakui bahwa pihaknya juga sudah dipanggil untuk diperiksa oleh pihak Kejari Kubar (Kasi Intel) Ricki Rionart Panggabean terkait penjelasan realisasi DBH-DR 2019 di DLH yang memang hanya sebesar Rp 4 miliar.

“Karena DBH DR di Kementerian Kehutanan tidak boleh digunakan selain penanaman pohon. Jadi sudah menjadi kewenangan pihak kementerian untuk menyalurkan DBH-DR. Pemerintah daerah hanya melaksanakan kegiatan saja,” urainya.

Adapun wilayah kegiatan yang dilakukan menggunakan anggaran DBH-DR tersebut berada di Kecamatan Penyinggahan, Muara Pahu dan Melak sesuai dengan rencana teknik tahun 2018. Kemudian pilihan jatuh di Kecamatan Muara Pahu karena terdapat kelompok tani yang telah dianggap siap untuk melakukan penanaman bambu tersebut.

Baca Juga :  67 Kampung di Kubar Belum Ada Listrik

“Semua pekerjaan kegiatan penanaman bambu tersebut ada anggarannya mulai dari perintisan, gali lobang, dan penanaman bambu yang diterima oleh 8 kelompok tani di Kecamatan Muara Pahu dari BKAD,” jelasnya.

Dirinya menjelaskan bahwa terkait dengan pelaksanaan kegiatan anggaran DBH-DR tahun 2019 di DLH telah melalui pemeriksaan pihak Tiga Kementerian , BPK RI dan Inspektorat Kabupaten, juga dari Kejari Kubar. Semuanya tidak ditemukan masalah.

“Anggaran DBH-DR tahun 2019 di DLH ini dapat dipastikan sesuai dengan bukti fisik di lapangan dan tidak ada yang fiktif,” imbuhnya.

Jadi realisasi anggaran DBH-DR di DLH tahun 2019 adalah Penanaman Bambu di Kanan Kiri Sungai Rp 3 miliar, Penanaman di Sempadan Danau dan Daerah Tangkapan Air Rp. 267.000.000, Penanaman di Sekitar Mata Air dan Daerah Tumbuhan Air Tanah Rp. 95.000.000, dan Peningkatan Koordinasi melalui Rapat Kerja, Rapat Koordinasi dan Kunjungan Kerja sebesar 288.000.000 (Anggaran Perjalanan Dinas).

# hen #

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting
Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan
Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha
Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online
Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan
Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab Kutai Barat Evaluasi BLUD Puskesmas
Pemkab Kutai Barat Punya Mal Pelayanan Publik
Pemkab Kutai Barat Gelar Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:53 WIB

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:13 WIB

Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan

Berita Terbaru

Foto Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Meninjau Peserta PENAS di Gorontalo.

Pertanian dan Perkebunan

Pemkab Kutai Barat Kirim 78 Peserta Ikuti PENAS XVII di Gorontalo

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:34 WIB

Foto Bupati Kutai Barat Frederick Edwin Didampingi Ketua PDA Kutai Barat Yurang Bersama Unsur Forkopimda Saat Mersmikan Kantor Presidium Dewan Adat (PDA) Kutai Barat.

Seni Dan Budaya

Pemkab Kutai Barat Perkuat Peran Adat dalam Pembangunan

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:57 WIB

Ekonomi Dan Bisnis

Libur Sekolah, Kapal Sungai Jadi Rebutan

Rabu, 17 Jun 2026 - 06:40 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!