Puluhan Tahun Kampung Muara Asa Bergumul Jaringan Telekomunikasi Yang Baik

- Admin

Selasa, 28 September 2021 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto: Petinggi Kampung Muara Asa Eliyakim

SENDAWAR, Warta Kubar.Com-Petinggi (Kepala Kampung) Muara Asa, Eliyakim mengatakan hingga kini warga Kampung Muara Asa sangat membutuhkan jangkauan jaringan internet (telekomunikasi) yang baik.

Hal itu disampaikannya kepada Warta Kubar.Com, Sabtu (25/9/2021) di Kampung Muara Asa.

Menurutnya, saat ini 21 tahun usia Kabupaten Kubarl, Namun Kampung Muara Asa yang merupakan bagian dari 19 kampung dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok, masih belum bisa menjangkau jaringan internet yang mumpuni.

“Sinyal telekomunikasi telepon dan internet, tidak ada. Padahal Kampung Muara Asa masih dalam wilayah Kota Sendawar,” katanya.

Eliyakim menyebutkan, bahwasinyal telekomunikasi baik itu telepon maupun jaringan internet sangat dibutuhkan warganya saat ini, Apalagi saat ini para pelajar sedang mengikuti pembelajaran melalui online/daring.

Eliyakim menerangkan, Kampung Muara Asa terdiri dari 5 Rukun Tetangga (RT), dengan jumlah penduduk sebanyak 270 Kepala Keluarga (KK) dengan total 902 jiwa.

“Sangat kasihan anak-anak warga yang seekolah dan kuliah  pada masa pandemi Covid-19 ini harus belajar jarak jauh dengan menggunakan sinyal telekomunikasi dan internet, terpaksa harus mencari daerah yang ada sinyal digunung jauh baru bisa dapat jaringan internet, itupun belum maksimal, apalagi dengan juy pengguna dengan jumlah besar,” tuturnya.

Baca Juga :  Satgas PMK Kubar

“Jaringan internet dan telepon sangat urgen dibutuhkan masyarakat Kampung Muara Asa.Tapi kondisi itu hingga  kini masih tetap belum bisa terpenuhi,” timpal Eliyakim.

Petinggi Eliyakim mengungkapkan, sejak tahun 2017 lalu dia sudah mengusulkan ke Pemkab Kubar. Bahkan langsung ke Bupati, juga masuk ke Diskominfo Kubar. Agar Kampung Muara Asa dibantu dalam penguatan jaringan internet/ telekomunikasi.

“Karena kewenangan pusat, sampai sekarang kami hanya tinggal menunggu. Padahal telkomsel sudah sering datang ke Muara Asa. Pemerintah kampung sudah ada menyiapkan tanah hibah untuk lokasi mendirikan menara tower,” tandasnya.

Petinggi Eliyakim menyebut, kebutuhan utama Kampung Muara Asa saat ini adalah sinyal telekomuikasi. Warganya berharap Muara Asa dapat seperti kampung lainnya di Kubar. Agar bisa merasakan bebas berkomunkasi melalui telepon, WA, SMS, dan jaringan internet, dijangkau dari dalam rumah masing-masing.

“Ini adalah aspirasi masyarakat. Saya berharap agar Kementerian Kominfo RI mendengar keluhan kami. Karena memang masalah telekomunikasi ini merupakan kewenangan pusat,” Ujarnya.

“Benar memang  ada dibantu kerjasama oleh Pemkab Kubar dengan BHAKTI. Namun pemakaian sangat terbatas. Sinyal telekomunikasinya hanya mampu digunakan untuk 20 sambungan telepon atau internet,” kata Eliyakim.

Baca Juga :  Kontraktor Proyek Wajib Lapor Kecamatan

“Itu selama 24 jam saya bebaskan untuk warga. Kalau ada keperluan mendesak, anak sekolah, kuliah, dan urusan kantor lainnya, bisa datang pakai internet di kantor petinggi,” tutupnya.

Warga Kampung Muara Asa Saat Mencari Jaringan Internet di atas gunung

Terpisah, Widodo (50) warga Kecamatan Linggang Bigung saat melintas di Kampung Muara Asa kepada media ini menyampaikan, turut prihatin atas kondisi Kampung Muara Asa yang sampai saat ini bergumul akan jaringan telekomunikasi yang baik.

“Saya punya kerabat di Kampung Muara Asa. Jadi jika ada sesuatu yang ingin dikomunikasikan dari Bigung lewat handphone sangat sulit tersambung. Bahkan jika berada di Kampung Muara Asa warga harus naik gunung cari jaringan internet,” ungkap Dodo.

Menurut Widodo, Sudah seharusnya Pemerintah memikirkan dan merealisasikan pembangunan jaringan telekomunikasi yang baik di Kampung Muara Asa.

“Kasihan masyarakat kalau begini terus. Warga kan telah membayar pajak untuk kelangsungan pembangunan negara, Namun hingga kini masyarakat Kampung Muara Asa masih kesulitan jaringan internet, padahal masih dekat dengan ibukota Sendawar,” pungkasnya.

# hen #

Berita Terkait

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting
Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan
Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha
Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online
Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan
Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab Kutai Barat Evaluasi BLUD Puskesmas
Pemkab Kutai Barat Punya Mal Pelayanan Publik
Pemkab Kutai Barat Gelar Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:53 WIB

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:13 WIB

Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan

Berita Terbaru

Foto Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Meninjau Peserta PENAS di Gorontalo.

Pertanian dan Perkebunan

Pemkab Kutai Barat Kirim 78 Peserta Ikuti PENAS XVII di Gorontalo

Minggu, 21 Jun 2026 - 07:34 WIB

Foto Bupati Kutai Barat Frederick Edwin Didampingi Ketua PDA Kutai Barat Yurang Bersama Unsur Forkopimda Saat Mersmikan Kantor Presidium Dewan Adat (PDA) Kutai Barat.

Seni Dan Budaya

Pemkab Kutai Barat Perkuat Peran Adat dalam Pembangunan

Jumat, 19 Jun 2026 - 19:57 WIB

Ekonomi Dan Bisnis

Libur Sekolah, Kapal Sungai Jadi Rebutan

Rabu, 17 Jun 2026 - 06:40 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!