Kubar Bisa Jadi Lumbung Pangan

- Admin

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kubar FX.Yapan mengatakan Kabupaten Kutai Barat bisa menjadi seperti Lampung untuk menyuplai kebutuhan Ibukota Nusantara pada peringatan Hari Pangan Sedunia di Alun-alun Itho Sendawar, Sabtu (19/10/2024).

Bupati Kubar FX.Yapan mengatakan Kabupaten Kutai Barat bisa menjadi seperti Lampung untuk menyuplai kebutuhan Ibukota Nusantara pada peringatan Hari Pangan Sedunia di Alun-alun Itho Sendawar, Sabtu (19/10/2024).

SENDAWAR, wartakubar.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memperingati Hari Pangan Se-Dunia pada Sabtu (19/10/2024) di Alun-alun Itho Sendawar.

  Bupati Kutai Barat dua periode, FX. Yapan mengatakan, Bahwa Kabupaten Kutai Barat memiliki potensi untuk menjadi lumbung pangan dan penyuplai untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

 karena itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para petani, untuk memanfaatkan potensi tersebut.

Menurutnya, Dengan adanya IKN, ini adalah peluang bagi kita. Saya ingin kita seperti Provinsi lampung yang bisa menyuplai kebutuhan di ibu kota negara Jakarta sampai 65%. Kalau kita menyiapkan dengan baik, kita bisa seperti Lampung,” kata FX.Yapan.

Ia menjelaskan, pemerintah Kutai Barat telah menetapkan tiga zona pengembangan pertanian berkelanjutan sesuai dengan potensi daerah. Zona Timur seperti Bongan akan difokuskan pada pertanian padi, sedangkan Jempang, Siluq Ngurai, Muara Pahu, dan Penyinggahan akan dikembangkan di bidang kerajinan dan perikanan. Zona tengah, dari Barong Tongkok hingga Nyuatan, akan menjadi sentra buah-buahan dan sayuran.

“Daerah kita ini sangat luas yang bisa kita kembangkan. Kita sudah petakan sesuai zona dan potensi. Misalnya di dataran rendah bisa jadi sentra perikanan, di daerah tengah dari Nyuatan kita jadikan sentra buah-buahan, durian dan sayuran,” paparnya.

Baca Juga :  Pemkab Kukar Dukung Poktan Milenial

Menurut Yapan, perpindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur pasti akan diikuti mobilisasi pegawai yang diperkirakan mencapai tiga juta orang.

“Oleh karena itu kita di Kutai Barat harus mengambil peluang ini supaya bisa menjadi penyedia pangan di IKN,” ajak Yapan.

Dia mengaku terus mendorong para petani untuk memanfaatkan lahan-lahan kosong untuk menanam berbagai jenis komoditi pangan. Di samping itu Yapan mengapresiasi peran penting petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan daerah. Ia juga mendorong generasi muda untuk bangga menjadi petani, dan menegaskan bahwa pekerjaan tani adalah pekerjaan mulia.

Dalam sambutannya, Yapan mengisahkan seorang pemuda dari kampungnya yang dianggap remeh saat memilih berkarir sebagai petani setelah kuliah. Namun, keberhasilannya dalam bertani sayuran membuktikan bahwa profesi ini mampu memberikan pendapatan besar.

“Ini contoh bahwa menjadi petani juga bisa menghasilkan pendapatan besar. Makanya kita perlu sosialisasi supaya generasi muda kita sadar betapa pentingnya pangan, dan menjadi petani itu bukan pekerjaan hina tapi pekerjaan mulian dan bisa menghasilakn” terang Yapan.

Baca Juga :  Maksimalkan Kinerja, DPRD Kutai Barat Dukung Kenaikan Tunjangan BPK

Bupati Yapan juga meminta Dinas Terkait untuk memberikan dukungan dari hulu ke hilir, tidak hanya dalam aspek produksi tetapi juga pemasaran.

“Dari sisi produksi, kita perlu memberikan bantuan dan pendampingan, dan di sisi pemasaran, kita juga harus membantu supaya petani tidak dirugikan,” tegasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kubar, Rion menambahkan, beberapa komoditi pangan di Kutai Barat memang masih didatangkan dari luar daerah, khususnya beras dan bawang. Sementara untuk jenis sayur-sayuran sudah bisa diproduksi sendiri. Hanya jenis sayuran tertentu, seperti wortel dan kentang yang dipasok dari luar daerah.

Untuk itu Rion menyambut positif ajakan bupati Kubar untuk selalu memberdayakan petani agar semakin mandiri dan berdaya saing. Bahkan bisa diproduksi untuk kebutuhan di IKN.

“Ketahanan pangan ini juga harus dimulai dari keluarga dan lingkungan terkecil. Kita juga terus mendorong para petani mamanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan pertanian. Mereka bisa menanam berbagai jenis pangan yang mudah, seperti sayuran atau buah-buahan,” pungkasnya.

(Adv/Diskominfo Kubar)

Berita Terkait

TTG XII Kaltim Jadi Ajang Kolaborasi Inovator
Pemkam Linggang Bangun Sari Lestarikan Budaya Lokal
Pemkab Kubar Sukses Gelar Nobar Final Pildun 2026
Melihat Festival ‘Luuq Melapeh’ Budaya Dayak Tunjung 2026
Siapkan Generasi Emas 2045, B2SA Goes To School Hadir di SMANSA Jempang
Guru Muda Hadir Perkuat Pendidikan di Kubar
Rakerda FKUB se-Kaltim, Pemkab Kubar Komitmen Jaga Kerukunan
Perkuat Legalitas, Distan Kubar Fasilitasi Akta Notaris 47 Poktan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:56 WIB

TTG XII Kaltim Jadi Ajang Kolaborasi Inovator

Senin, 20 Juli 2026 - 18:55 WIB

Pemkam Linggang Bangun Sari Lestarikan Budaya Lokal

Senin, 20 Juli 2026 - 09:21 WIB

Pemkab Kubar Sukses Gelar Nobar Final Pildun 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:59 WIB

Melihat Festival ‘Luuq Melapeh’ Budaya Dayak Tunjung 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 19:15 WIB

Siapkan Generasi Emas 2045, B2SA Goes To School Hadir di SMANSA Jempang

Berita Terbaru

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin didampingi Istri Bersama Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Viktory Saat Menghadiri Gala Dinner TTG XII Kaltim yang diselenggarakan di Kabupaten Kutai Barat.

Advertorial

TTG XII Kaltim Jadi Ajang Kolaborasi Inovator

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:56 WIB

Pemrintah Kampung Linggang Bangun Sari Kecamatan Linggang Bigung Melestarikan Budaya Lokal Melalui Sanggar Seni Setempat.

Advertorial

Pemkam Linggang Bangun Sari Lestarikan Budaya Lokal

Senin, 20 Jul 2026 - 18:55 WIB

Tampak Ribuan Masyarakat Kutai Barat Tumpah Ruah Memadati Alun-Alun ITHO Saat Menyaksikan Tim Kebanggaan yang Berlaga di Final Pildun 2026.

Advertorial

Pemkab Kubar Sukses Gelar Nobar Final Pildun 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 09:21 WIB

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin Saat Membuka Perhelatan Festival Luuq Melapeh yang juga dirangkai dengan Kejuaraan Motor Cross.

Advertorial

Melihat Festival ‘Luuq Melapeh’ Budaya Dayak Tunjung 2026

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:59 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!