Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan

- Admin

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sendawar, wartakubar.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) menggandeng Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan di Kecamatan Bongan untuk meningkatkan konektivitas dan mengurangi ketimpangan pembangunan di wilayah pedalaman.

Langkah tersebut menjadi bagian dari program prioritas Bupati Kutai Barat Frederick Edwin dalam mengentaskan status kampung tertinggal di Kecamatan Bongan. Hingga tahun 2026, masih terdapat tiga kampung berstatus tertinggal di wilayah tersebut, yakni Kampung Deraya, Kampung Tanjung Soke, dan Kampung Gerunggung. Sementara Kampung Lemper telah meningkat statusnya menjadi Kampung Berkembang sejak 2025.

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kutai Barat tahun 2025, sebanyak 759 jiwa bermukim di empat kampung tersebut dan seluruh aktivitas masyarakat bergantung pada satu ruas jalan poros yang sama.

Sesuai Surat Keputusan Jalan Kabupaten Tahun 2022, ruas jalan yang menghubungkan Jalan Nasional Trans Kalimantan di Bongan menuju Bukit Harapan, KM 88, Lemper, Deraya, Tanjung Soke hingga Gerunggung memiliki panjang sekitar 45 kilometer.

Sejak tahun 2017 hingga 2025, Pemkab Kubar telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp69,57 miliar untuk pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Anggaran itu digunakan untuk rekonstruksi jalan sepanjang 8,25 kilometer, pembangunan satu unit Jembatan Bailey, serta sejumlah jembatan darurat yang melintasi 12 titik sungai dan anak sungai.

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin mengatakan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan akses jalan menuju kampung-kampung tertinggal meskipun menghadapi tantangan geografis yang cukup berat.

“Pembangunan infrastruktur di Kecamatan Bongan, khususnya akses menuju kampung-kampung tertinggal, merupakan prioritas yang tidak boleh ditunda. Kita memahami tantangan geografisnya berat, namun hak masyarakat untuk mendapatkan akses mobilitas yang layak harus dipenuhi demi peningkatan kualitas hidup mereka,” ujarnya.

Saat ini, dari total 45 kilometer ruas jalan yang ada, sepanjang 10,17 kilometer telah berfungsi dengan konstruksi aspal dan beton. Sementara sisanya sepanjang 34,83 kilometer masih berupa jalan tanah.

Pada tahun anggaran 2026, Pemkab Kubar kembali mengalokasikan dana sebesar Rp10 miliar untuk pembangunan jalan beton sepanjang dua kilometer. Pembangunan tersebut direncanakan terintegrasi dengan program penanganan infrastruktur dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Upaya percepatan pembangunan tersebut juga mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal yang mengamanatkan adanya afirmasi kebijakan dalam aspek perencanaan, pendanaan, dan pelaksanaan pembangunan di daerah tertinggal.

Untuk mendukung percepatan pembangunan, Pemkab Kubar telah mengajukan usulan bantuan melalui skema Bantuan Langsung maupun Bantuan Keuangan (Bankeu) kepada Pemprov Kaltim.

Usulan tersebut mendapat respons positif. Pada 19 Mei 2026, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kutai Barat diundang ke Kantor Gubernur Kalimantan Timur untuk membahas penyesuaian belanja infrastruktur pelayanan publik Tahun Anggaran 2026.

(Red/Adv)

Baca Juga :  Bupati Himbau Saat Buka Lahan Masyarakat Waspada Karhutla

Berita Terkait

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab Kutai Barat Evaluasi BLUD Puskesmas
Harlah Pancasila, Wabup H.Nanang Adriani Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan
Tinjau Banjir di Muara Beloan, Bupati Kutai Barat Sambut Kunjungan BNPB Pusat
Kepala Dinas Pemuda Dan Olah Raga Kutai Barat Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
Pemerintah Kampung Belempung Ulaq Salurkan BLT-DD Tahap Pertama 2026
Pemkab Kutai Barat Apresiasi Musda ke-V DPD KKSS
Pemkab Kutai Barat dan PT BISM Matangkan Rencana Pembangunan Jalan Marimun-Muara Batuq
Sinergi Diskominfo-SMSI Kubar Ciptakan Ruang Informasi yang Sehat
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:15 WIB

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab Kutai Barat Evaluasi BLUD Puskesmas

Senin, 1 Juni 2026 - 21:26 WIB

Harlah Pancasila, Wabup H.Nanang Adriani Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Senin, 25 Mei 2026 - 18:49 WIB

Kepala Dinas Pemuda Dan Olah Raga Kutai Barat Sampaikan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M

Rabu, 15 April 2026 - 18:18 WIB

Pemerintah Kampung Belempung Ulaq Salurkan BLT-DD Tahap Pertama 2026

Berita Terbaru

error: Jangan Copas Ya .!!