Festival Cross Boarder 2024 Kabupaten Mahakam Ulu

- Admin

Senin, 9 Desember 2024 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahakam Ulu, wartakubar.id – Cross Border Festival 2024 resmi mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Mahakam Ulu yang ke-11. Mengusung tema “Harmony of Culture and Nature”, pagelaran dilaksanakan Jumat, (06/12/2024) siang di Lapangan Alun-alun Ujoh Bilang.

Pagelaran yang sudah ketiga kali dilaksanakan ini setelah sebelumnya dilaksanakan pada tahun 2018 dan 2019, merupakan salah satu program yang dicetuskan oleh Kementerian Pariwisata dalam upaya mempermudah dan mempercepat akses dan jumlah kunjungan lintas batas, dalam upaya percepatan pergerakan ekonomi Indonesia.

Bupati Mahulu, Dr. Bonifasius Belawan Geh, SH, ME, melalui Sekretaris Daerah Mahulu, Dr. Stephanus Madang, S.Sos, MM, mengatakan bahwa Festival Cross Border 2024 ini memiliki makna yang mendalam. Karena menjadi bagian integral dari upaya kita untuk menggerakkan perekonomian daerah, memperkenalkan kekayaan budaya kita, dan tentunya untuk meningkatkan kualitas sektor pariwisata yang sudah lama kita perjuangkan.

“Saya berharap dengan adanya festival ini sektor pariwisata di Mahakam Ulu akan semakin bangkit. Dan semakin banyak wisatawan yang datang untuk menikmati keindahan alam seni dan budaya yang dimiliki oleh daerah kita,” harapnya

Baca Juga :  Banyak Laksanakan Kegiatan Positif Untuk Masyarakat Kubar,TGM dan Putri Ringeeng Akan Gelar Lomba Karaoke

Sektor pariwisata yang merupakan salah satu sektor unggulan Mahakam Ulu harus terus didorong untuk berkembang pesat. Festival ini dapat menjadi salah satu penggerak utama dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Tentunya ini akan berkontribusi langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu saya menghimbau kepada semua pihak untuk tidak hanya menjadikan event ini sebagai ajang seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk menciptakan peluang ekonomi yang nyata,” jelasnya

Selaku Ketua Panitia Kepala Disparpora Yason Liah, S.Hut, M.P, menjelaskan, bahwa berkaca dari tahun-tahun sebelumnya dimana kegiatan tersebut bisa mendapat rekor MURI, khusus tahun ini belum bisa meraih rekor. Dikarenakan hal tersebut membutuhkan persiapan yang matang baik kesiapan kriteria keunikan yang tidak tersedia atau mirip di tempat lain, atau belum pernah dilaksanakan di tempat lain, maupun jumlah yang harus dipenuhi.

Baca Juga :  Melihat Ritual Adat Dayak Tunjung Bersihkan Kampung Belempung Ulaq

“Namun demikian rekor MURI bukanlah tujuan utama dari Cross Border Festival. Tapi merupakan bagian upaya terobosan baru atau inovasi baru dalam memperjuangkan terciptanya kebersamaan,” tegasnya

“Dalam Cross Border ini akan menampilkan semua kecamatan untuk menunjukkan semua potensi yang ada di kecamatan masing-masing. Baik seni budaya, seni tari, seni musik, seni suara dan ekonomi kreatif. Dan diberi kesempatan mengikuti expo dengan difasilitasi oleh panitia,” tambahnya

Pembukaan Cross Border Festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Sekda Mahulu, dan dilanjutkan dengan foto bersama dan iring-iringan Ngarang Aruq oleh kontingen dari beberapa kecamatan di Mahulu, OPD dan Instansi lainnya, dengan dikoordinir oleh Kecamatan Long Bagun.

(Jo/AI/Red)

Berita Terkait :

20 Anggota DPRD Mahulu Resmi dilantik

Kadiskominfostandi Mahulu Hadiri Workshop Pelatihan Konten Kreatif dan Jurnalistik Anti Korupsi

Diskominfostandi Mahulu Sosialisasi Penggunaan Sosmed Dengan Bijak

 

Berita Terkait

Musda ke-V Sukses Digelar, H.Ahmad Syaiful Kembali Pimpin KKSS Kutai Barat
Bupati Kutai Barat Apresiasi Baik Pelaksanaan Pesta Bona Taon PSSAB Se-Kaltim
Puncak Upacara Adat ‘Ngugu Taunt’ Peringati Hut ke-66 Kampung Engkuni Pasek
Melihat Ritual Adat Dayak Tunjung Bersihkan Kampung Belempung Ulaq
Punguan Parna Kabupaten Kutai Barat Gelar Pesta Bona Taon 2025
Banyak Laksanakan Kegiatan Positif Untuk Masyarakat Kubar,TGM dan Putri Ringeeng Akan Gelar Lomba Karaoke
Puncak Festival Dahau 2023, Bupati Kubar Resmikan Tugu Deklarasi Perdamaian
Kepala Adat Belempung Ulaq Periode 2023-2029 Rahmadsyah Resmi Dilantik
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 07:13 WIB

Musda ke-V Sukses Digelar, H.Ahmad Syaiful Kembali Pimpin KKSS Kutai Barat

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:13 WIB

Bupati Kutai Barat Apresiasi Baik Pelaksanaan Pesta Bona Taon PSSAB Se-Kaltim

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:12 WIB

Puncak Upacara Adat ‘Ngugu Taunt’ Peringati Hut ke-66 Kampung Engkuni Pasek

Sabtu, 3 Mei 2025 - 08:38 WIB

Melihat Ritual Adat Dayak Tunjung Bersihkan Kampung Belempung Ulaq

Sabtu, 8 Februari 2025 - 13:36 WIB

Punguan Parna Kabupaten Kutai Barat Gelar Pesta Bona Taon 2025

Berita Terbaru

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin didampingi Istri Bersama Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Viktory Saat Menghadiri Gala Dinner TTG XII Kaltim yang diselenggarakan di Kabupaten Kutai Barat.

Advertorial

TTG XII Kaltim Jadi Ajang Kolaborasi Inovator

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:56 WIB

Pemrintah Kampung Linggang Bangun Sari Kecamatan Linggang Bigung Melestarikan Budaya Lokal Melalui Sanggar Seni Setempat.

Advertorial

Pemkam Linggang Bangun Sari Lestarikan Budaya Lokal

Senin, 20 Jul 2026 - 18:55 WIB

Tampak Ribuan Masyarakat Kutai Barat Tumpah Ruah Memadati Alun-Alun ITHO Saat Menyaksikan Tim Kebanggaan yang Berlaga di Final Pildun 2026.

Advertorial

Pemkab Kubar Sukses Gelar Nobar Final Pildun 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 09:21 WIB

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin Saat Membuka Perhelatan Festival Luuq Melapeh yang juga dirangkai dengan Kejuaraan Motor Cross.

Advertorial

Melihat Festival ‘Luuq Melapeh’ Budaya Dayak Tunjung 2026

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:59 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!