Melalui Festival Lou Bentian Wabup H.Nanang Adriani Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

- Admin

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Membuka Secara Resmi Festival Lou Bentian 2026.

Foto : Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Membuka Secara Resmi Festival Lou Bentian 2026.

Sendawar, wartakubar.id-Festival Lou Bentian Tahun 2026 resmi dibuka di Lamin (Lou) Bentian, Kecamatan Bentian Besar pada  Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang direncanakan  berlangsung selama sepekan tersebut menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat adat Dayak Bentian.

Pembukaan festival itu dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Kutai Barat H. Nanang Adriani, Kepala Dinas Pariwisata Sumardi, perwakilan unsur perangkat daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), manajemen perusahaan, Camat Bentian Besar Rudi Hartono, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wabup H. Nanang Adriani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan festival, di antaranya PT Trubaindo Coal Mining (TCM), PT Bharinto Ekatama (BEK), PT Indo Tambangraya Megah (ITM), Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Lou Bentian, Pemerintah Kecamatan Bentian Besar, serta Lembaga Adat Kecamatan Bentian Besar.

Festival Lou Bentian kali ini mengusung tema “Melestarikan Budaya, Merajut Persatuan, Membangun Bentian yang Maju dan Bermartabat”, festival ini dinilai memiliki makna strategis dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga :  Edy Mulyadi Cs Pantas Disidang Adat Dayak

Wabup H. Nanang Adriani menjelaskan bahwa Lou Bentian tidak hanya memiliki nilai historis dan arsitektural, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat Bentian Besar.

“Kita mengetahui bahwa Lou Bentian bukan sekadar bangunan fisik sepanjang 50 meter dengan 300 lebih pilar ulin. Lebih dari itu, bangunan dengan 9 kamar ini merepresentasikan keterwakilan 9 kampung di Bentian Besar, sekaligus menjadi simbol identitas, tradisi, dan jati diri gotong royong masyarakat Dayak Bentian,” ujarnya.

Menurutnya, penyelenggaraan Festival Lou Bentian merupakan bentuk investasi budaya yang penting untuk menjaga keberlanjutan warisan leluhur bagi generasi mendatang.

“Melalui festival ini, kita tidak hanya sedang mengadakan hiburan. Kita sedang melakukan investasi kebudayaan. Berbagai perlombaan tradisional adalah warisan leluhur yang harus terus menyala di dada generasi muda kita. Jangan sampai kekayaan peradaban ini punah tergerus zaman,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Lou Bentian 2026, Surya Darma, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan, termasuk PT ITM, PT TCM, PT BEK, dan PT TIS.

Baca Juga :  Puncak Upacara Adat 'Ngugu Taunt' Peringati Hut ke-66 Kampung Engkuni Pasek

Ia menjelaskan bahwa festival tersebut menjadi salah satu upaya nyata dalam melestarikan budaya masyarakat Bentian sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas.

“Festival Lou Bentian ini merupakan langkah nyata dalam melestarikan budaya leluhur masyarakat Bentian. Untuk memeriahkan acara, kami telah menyiapkan rangkaian agenda lomba olahraga dan kesenian tradisional yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan Lou Bentian diharapkan dapat menjadi simbol pemersatu masyarakat dari sembilan kampung di Bentian Besar, sekaligus menjadi etalase budaya dan potensi wisata daerah.

Selama pelaksanaan festival, masyarakat dan pengunjung akan disuguhkan beragam perlombaan serta pertunjukan seni budaya tradisional, seperti menyumpit, begasing, belogo, behenpas, tari tradisional termasuk Tari Gantar, musik rijoq dan bedongkoi, serta peragaan busana adat daerah.

Pembukaan Festival Lou Bentian 2026 diwarnai dengan prosesi menyumpit yang dilakukan oleh jajaran pimpinan daerah sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama panitia, tamu undangan, dan perwakilan perusahaan yang turut mendukung penyelenggaraan festival.

(Red/Adv)

Berita Terkait

Musda ke-V Sukses Digelar, H.Ahmad Syaiful Kembali Pimpin KKSS Kutai Barat
Bupati Kutai Barat Apresiasi Baik Pelaksanaan Pesta Bona Taon PSSAB Se-Kaltim
Puncak Upacara Adat ‘Ngugu Taunt’ Peringati Hut ke-66 Kampung Engkuni Pasek
Melihat Ritual Adat Dayak Tunjung Bersihkan Kampung Belempung Ulaq
Punguan Parna Kabupaten Kutai Barat Gelar Pesta Bona Taon 2025
Festival Cross Boarder 2024 Kabupaten Mahakam Ulu
Banyak Laksanakan Kegiatan Positif Untuk Masyarakat Kubar,TGM dan Putri Ringeeng Akan Gelar Lomba Karaoke
Puncak Festival Dahau 2023, Bupati Kubar Resmikan Tugu Deklarasi Perdamaian
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:29 WIB

Melalui Festival Lou Bentian Wabup H.Nanang Adriani Ajak Generasi Muda Lestarikan Budaya

Selasa, 7 April 2026 - 07:13 WIB

Musda ke-V Sukses Digelar, H.Ahmad Syaiful Kembali Pimpin KKSS Kutai Barat

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:13 WIB

Bupati Kutai Barat Apresiasi Baik Pelaksanaan Pesta Bona Taon PSSAB Se-Kaltim

Selasa, 3 Juni 2025 - 20:12 WIB

Puncak Upacara Adat ‘Ngugu Taunt’ Peringati Hut ke-66 Kampung Engkuni Pasek

Sabtu, 3 Mei 2025 - 08:38 WIB

Melihat Ritual Adat Dayak Tunjung Bersihkan Kampung Belempung Ulaq

Berita Terbaru

Hukum Dan Kriminal

Proses Eksekusi Putusan Pengadilan Terhadap Terpidana Budi Permanto

Selasa, 26 Mei 2026 - 05:15 WIB

Tim Kompolnas RI Saat Mengunjungi Polsek Melak

Hukum Dan Kriminal

Tingkatkan Pelayanan Kepolisian, Tim Kompolnas Kunjungi Polsek Melak

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:06 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!