Penelitian Ungkap Tidur Secara Cukup Bikin Panjang Umur

- Admin

Minggu, 5 November 2023 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi – Aktivitas tidur manusia.

JAKARTA, WARTA KUBAR.Com – Menjalankan aktivitas pola hidup sehat melalui cukup tidur dan berkualitas tidak boleh terlewatkan karena kegiatan itu dapat mempengaruhi kondisi kesehatan mental seseorang.

“Berdasarkan Jurnal JAMA Psychiatry terdapat data yang menunjukkan bahwa pola tidur night owls terkait dengan risiko depresi hingga 2 kali lebih tinggi. Tetapi mengingat kondisi kesehatan mental juga dapat mempengaruhi pola tidur, sulit menentukan mana yang menjadi penyebab dan mana yang menjadi akibat dari kedua faktor ini,” kata Researcher & Health Educator Nutrifood Research Center Rendy Dijaya seperti tertulis dalam jurnal NutriClassNews Vol. 59, dikutip Sabtu.

Istilah night owls mengacu untuk orang-orang yang tidur lebih larut namun bangun tidur lebih siang. Sedangkan istilah early birds mengacu untuk mereka yang terbiasa tidur lebih awal namun bangun lebih pagi.

Data lain pada tahun 2018 menunjukkan bahwa para early birds memiliki risiko depresi lebih rendah hingga 27%. Hal ini kemudian mendorong penelitian lebih lanjut yang menemukan bahwa memajukan waktu tidur 1 jam lebih awal dengan durasi tidur yang tetap dapat membantu menurunkan risiko depresi hingga 23%.

Semisal seseorang yang terbiasa tidur pukul 1 pagi dan bangun pukul 8 pagi, kemudian mengubah jam tidur menjadi pukul 12 malam dan bangun pukul 7 pagi, maka risiko depresi teramati lebih rendah. Jika waktu tidur dimajukan 2 jam lebih awal dengan durasi tidur tetap, maka risiko depresi teramati mencapai 40% lebih rendah.

Baca Juga :  Jangan Biarkan Sakit kepala yang Berlangsung Lama dan Disertai Demam

“Memajukan waktu tidur dan bangun lebih pagi dapat membantu menjaga kesehatan mental pada para night owls. Diduga hal ini dapat terkait dengan paparan sinar matahari yang bisa lebih banyak didapat saat kita bangun lebih awal. Langkah yang dapat dicoba antara lain rutin berolahraga, meredupkan cahaya di malam hari, serta membatasi screen time pada malam hari,” imbuh Rendy.

Selain dapat mempengaruhi kondisi mental, penelitian terbaru juga menunjukkan bahwa tidur yang cukup dan berkualitas ternyata juga berkaitan dengan umur yang lebih panjang. Jurnal American College of Cardiology’s Annual Scientific Session menunjukkan bahwa kurang tidur berkaitan dengan pola makan yang lebih tidak sehat, masalah berat badan, peningkatan risiko penyakit, dan kesehatan emosional yang lebih buruk.

Selain itu, penelitian terhadap 172.321 responden menunjukkan bahwa sebanyak 8% kasus kematian dari semua penyebab dapat terkait dengan kebiasaan tidur yang tidak baik. Sedangkan mereka yang memiliki semua aspek kualitas tidur yang baik teramati memiliki risiko kematian akibat segala penyebab hingga 30% lebih rendah, risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular hingga 21% lebih rendah, serta risiko kematian akibat kanker hingga 19% lebih rendah apabila dibandingkan dengan yang tidak dan hanya memiliki 1 aspek kualitas tidur yang baik.

Baca Juga :  Jangan Biarkan Sakit kepala yang Berlangsung Lama dan Disertai Demam

Angka harapan hidup juga teramati lebih tinggi, yaitu 4.7 tahun lebih tinggi untuk pria dan 2,4 tahun lebih tinggi untuk wanita pada mereka yang memiliki semua aspek kualitas tidur baik.

Di bawah ini terdapat beberapa kebiasaan sehari-hari untuk membangun pola tidur yang baik:

1. Membuat jadwal tidur dan bangun tidur yang teratur setiap hari termasuk di akhir pekan dan menghindari perbedaan waktu tidur yang mencapai lebih dari 1 jam antar hari.

2. Menghindari makan besar di dekat waktu tidur. Jika dirasa perlu, pilih kudapan ringan yang sehat.

3. Memperbanyak aktivitas fisik dan sebisa mungkin meluangkan waktu di luar ruangan.

4. Menghindari tidur siang di sore hari dan batasi waktu tidur siang maksimal 20 menit.

5. Menjaga ruang tidur sejuk, gelap, dan tenang.

(Antara)

Berita Terkait :

Jangan Biarkan Sakit kepala yang Berlangsung Lama dan Disertai Demam

Berita Terkait

Jangan Biarkan Sakit kepala yang Berlangsung Lama dan Disertai Demam
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 November 2023 - 11:49 WIB

Penelitian Ungkap Tidur Secara Cukup Bikin Panjang Umur

Sabtu, 4 November 2023 - 07:05 WIB

Jangan Biarkan Sakit kepala yang Berlangsung Lama dan Disertai Demam

Berita Terbaru

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin didampingi Istri Bersama Sekretaris Daerah Kutai Barat Erik Viktory Saat Menghadiri Gala Dinner TTG XII Kaltim yang diselenggarakan di Kabupaten Kutai Barat.

Advertorial

TTG XII Kaltim Jadi Ajang Kolaborasi Inovator

Selasa, 21 Jul 2026 - 06:56 WIB

Pemrintah Kampung Linggang Bangun Sari Kecamatan Linggang Bigung Melestarikan Budaya Lokal Melalui Sanggar Seni Setempat.

Advertorial

Pemkam Linggang Bangun Sari Lestarikan Budaya Lokal

Senin, 20 Jul 2026 - 18:55 WIB

Tampak Ribuan Masyarakat Kutai Barat Tumpah Ruah Memadati Alun-Alun ITHO Saat Menyaksikan Tim Kebanggaan yang Berlaga di Final Pildun 2026.

Advertorial

Pemkab Kubar Sukses Gelar Nobar Final Pildun 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 09:21 WIB

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin Saat Membuka Perhelatan Festival Luuq Melapeh yang juga dirangkai dengan Kejuaraan Motor Cross.

Advertorial

Melihat Festival ‘Luuq Melapeh’ Budaya Dayak Tunjung 2026

Minggu, 19 Jul 2026 - 06:59 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!