Program Gemilang Upaya Percepat Penurunan Stunting

- Admin

Senin, 13 Juli 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menghadiri Peluncuran Program GEMILANG Sebagai Upaya Mempercepat Penurunan Angka Stunting.

Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menghadiri Peluncuran Program GEMILANG Sebagai Upaya Mempercepat Penurunan Angka Stunting.

Sendawar, wartakubar.id-Upaya langkah strategis mempercepat penurunan angka stunting melalui kolaborasi antar sektor, Pemkab Kutai Barat (Kubar) resmi meluncurkan Program GEMILANG (Gerakan Cegah Stunting Demi Generasi Cemerlang) yang berlangsung pada Senin (13/7/2026) di Gedung Bappeda Litbang Kubar.

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani, jajaran perangkat daerah, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat, Yayasan doctorSHARE, Bayan Resources, tenaga kesehatan, kader Posyandu, para camat, serta para petinggi kampung.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kutai Barat, dr. Nyoman Mahardika, mengatakan bahwa stunting masih menjadi salah satu program prioritas nasional karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi stunting secara nasional masih berada pada angka 27,6 persen, sementara pemerintah menargetkan penurunannya hingga 14 persen.

Menurut dr. Nyoman, penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara instan. Upaya tersebut membutuhkan proses yang berkelanjutan melalui perubahan perilaku masyarakat, edukasi, serta dukungan berbagai pihak.

“Gerakan pencegahan stunting tidak bisa dilakukan hanya oleh sektor kesehatan. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor dan kemitraan yang kuat. Pencegahan juga harus dimulai sejak sebelum kehamilan, bukan hanya ketika bayi telah lahir. Perubahan perilaku masyarakat menjadi tantangan terbesar sehingga edukasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melalui Program GEMILANG akan dilaksanakan berbagai intervensi, antara lain edukasi kesehatan, pemberian makanan tambahan, peningkatan kualitas layanan Posyandu, serta penguatan pendampingan bagi ibu hamil dan balita.

Pada tahap awal, program difokuskan di Kecamatan Melak dan Muara Pahu dengan sasaran 10 Posyandu, yaitu Posyandu Dewi Sartika Kampung Sebelang, Posyandu Anggrek Hitam, Posyandu Harapan Ibu Kampung Teluk Tempudau, Posyandu Sarana Jaya Kampung Tanjung Pagar, Posyandu Tepian Ulaq, Posyandu Pinang Sendawar Kampung Muara Bunyut, Posyandu Mawar Mekar Kampung Empakuq, Posyandu Sehat Bersama Kelurahan Melak Ilir, Posyandu Cempaka, serta Posyandu Aisyiyah di Kelurahan Melak Ulu.

Baca Juga :  Festival Sempekat Harmoni Budaya Kutai Barat 2026 Dorong Potensi Wisata

 Perwakilan Yayasan doctorSHARE, Dedi Saputra, menjelaskan bahwa Program GEMILANG merupakan hasil kolaborasi antara doctorSHARE dan Bayan Resources melalui program Bayan Peduli sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Kutai Barat.

Program tersebut akan dilaksanakan selama dua tahun, mulai 2026 hingga Mei 2028. Kegiatannya meliputi pendampingan dan penguatan kapasitas Posyandu, pelaksanaan kelas ibu hamil, edukasi kesehatan keluarga, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader Posyandu, skrining ibu hamil melalui layanan mobile USG, dukungan pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan balita, monitoring berbasis masyarakat, hingga pelayanan Rumah Sakit Kapal yang sebelumnya juga telah dilaksanakan di Kutai Barat.

“Keberhasilan program ini hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah kampung, sektor swasta, dan partisipasi aktif masyarakat. Kami berharap praktik-praktik baik yang dibangun melalui Program GEMILANG dapat terus dilanjutkan secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Dedi.

Wakil Bupati Kutai Barat H. Nanang Adriani menegaskan bahwa Program GEMILANG merupakan wujud nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, Yayasan doctorSHARE, Bayan Resources, serta seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

Baca Juga :  Pesan Sekretaris Dispora Kukar Saat Pelepasan Kontingen Marching Band

Ia menekankan bahwa stunting bukan sekadar persoalan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berdampak terhadap perkembangan kecerdasan, produktivitas, dan kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, prevalensi stunting di daerah tersebut masih berada pada angka 27,6 persen. Hingga Desember 2025 tercatat sebanyak 804 balita terindikasi stunting dari 6.537 balita yang telah diukur. Kasus tersebut tersebar di 194 kampung pada 16 kecamatan, sehingga hingga saat ini belum ada satu pun kampung yang bebas dari stunting.

“Kondisi ini memerlukan perhatian dan tanggung jawab bersama. Penanganan stunting harus dilakukan melalui kolaborasi yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi Yayasan doctorSHARE dan Bayan Resources yang telah menghadirkan Program GEMILANG sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Kutai Barat,” ujar Wabup.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi lintas sektor, meningkatkan komitmen seluruh perangkat daerah dan tenaga kesehatan, memastikan setiap sasaran memperoleh pendampingan secara berkelanjutan, menjadikan Program GEMILANG sebagai model kolaborasi yang dapat diperluas ke seluruh kecamatan, serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan ibu hamil, balita, pola asuh, dan pemenuhan gizi keluarga.

Nanang Adriani secara resmi meluncurkan Program GEMILANG sebagai langkah strategis dalam mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Kutai Barat. Ia berharap program tersebut mampu memperkuat semangat gotong royong antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh mitra pembangunan dalam mewujudkan generasi Kutai Barat yang sehat, cerdas, berkualitas, dan bebas stunting.

(Red/Adv)

Berita Terkait

Penertiban Angkutan Kendaraan Jadi Prioritas
Pemkab Kubar Terima 183 Mahasiswa KKN Unmul 2026
Pemkab Kubar Apresiasi Konferensi Daerah ‘Growing Together’ GKII XXXIV 2026
Menag RI Letakkan Batu Pertama Gedung Madrasah Pesantren Assalam Arya Kemuning
Kutai Barat Jadi Teladan Kerukunan dalam Keberagaman
Hadiri Tabligh Akbar di Kutai Barat, Ustadz Abdul Somad Ajak Perkuat Ukhuwah Islamiyah
Siapkan Duta Pancasila, Kesbangpol Kubar Bekali Purnapaskibraka Lewat Diklat PIP
Frederick Edwin Sambut Hangat Kunker Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:32 WIB

Penertiban Angkutan Kendaraan Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 17:16 WIB

Pemkab Kubar Terima 183 Mahasiswa KKN Unmul 2026

Senin, 13 Juli 2026 - 16:47 WIB

Program Gemilang Upaya Percepat Penurunan Stunting

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:01 WIB

Pemkab Kubar Apresiasi Konferensi Daerah ‘Growing Together’ GKII XXXIV 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:48 WIB

Menag RI Letakkan Batu Pertama Gedung Madrasah Pesantren Assalam Arya Kemuning

Berita Terbaru

Asisten II Setkab Kutai Barat, Ali Sadikin Bersama Plt.Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Rita Nursandy Saat Rapat Upaya Penertiban Angkutan Kendaraan.

Advertorial

Penertiban Angkutan Kendaraan Jadi Prioritas

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:32 WIB

Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menerima 183 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul) 2026.

Advertorial

Pemkab Kubar Terima 183 Mahasiswa KKN Unmul 2026

Senin, 13 Jul 2026 - 17:16 WIB

Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menghadiri Peluncuran Program GEMILANG Sebagai Upaya Mempercepat Penurunan Angka Stunting.

Advertorial

Program Gemilang Upaya Percepat Penurunan Stunting

Senin, 13 Jul 2026 - 16:47 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!