Sendawar, wartakubar.id-Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Pemkab Kubar) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan yang berlangsung di Auditorium Aji Tulur Jejangkat pada Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), perwakilan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP), organisasi kepemudaan, akademisi dari Politeknik Sendawar, perwakilan perusahaan, Tim Penggerak PKK, camat, lurah, notaris, perwakilan wajib pajak, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta seluruh ASN dan PPPK di lingkungan Bapenda Kabupaten Kutai Barat.
Sekretaris Bapenda Kabupaten Kutai Barat, Novelistina Salin, menyampaikan bahwa pelayanan publik yang prima, transparan, dan akuntabel merupakan hak masyarakat sekaligus kewajiban pemerintah sebagai penyelenggara pelayanan.
Menurutnya, seiring perkembangan regulasi dan kemajuan teknologi pada tahun 2026, tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang mudah, cepat, dan memberikan kepastian di sektor pendapatan daerah terus mengalami peningkatan.
“Bapenda menyadari bahwa standar pelayanan tidak dapat dirumuskan secara sepihak oleh birokrasi semata. Diperlukan keselarasan antara kemampuan aparatur dengan kebutuhan serta ekspektasi riil masyarakat sebagai pengguna layanan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, forum konsultasi publik ini menjadi ruang diskusi terbuka untuk menjaring berbagai masukan, saran dan kritik dari masyarakat serta para pemangku kepentingan. Hal tersebut dinilai penting agar standar pelayanan Bapenda tahun 2026 yang akan ditetapkan dapat lebih adaptif, berkeadilan, dan mampu meningkatkan kepatuhan serta kepercayaan publik dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah.
Selain itu, forum ini juga dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mereviu standar pelayanan yang telah diterapkan Bapenda. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengukur kualitas layanan sekaligus memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Novelistina menambahkan, masukan dari berbagai pihak akan menjadi bahan penting dalam penyempurnaan standar pelayanan sehingga kualitas layanan Bapenda dapat terus ditingkatkan dan berdampak pada meningkatnya kepuasan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa pelayanan yang baik pada akhirnya akan bermuara pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang selanjutnya akan kembali kepada masyarakat melalui pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(Red/Adv)

















Users Today : 214
Users Yesterday : 592
This Month : 4719
This Year : 112498
Total Users : 291767
Views Today : 466
Total views : 696789
Who's Online : 1


