Kemarau Panjang Sebabkan Krisis Sembako dan BBM di Long Apari

- Admin

Kamis, 31 Juli 2025 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tampak Warga Long Apari Harus Rela Mengantri Untuk Mendapatkan BBM akibat Kemarau Panjang.

Foto : Tampak Warga Long Apari Harus Rela Mengantri Untuk Mendapatkan BBM akibat Kemarau Panjang.

Mahulu, wartakubar.Id – Dampak kemarau panjang yang terjadi belakngan ini mulai dirasakan warga Kecamatan Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu.

Camat Long Apari, Petrus Ngo, SP, menyampaikan kondisi krisis ketersediaan bahan pangan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) di wilayahnya akibat terhambatnya jalur distribusi.

“Yang jelas, sembako di Long Apari saat ini agak kurang atau bahkan langka. Kalau pun ada, harganya sudah mahal karena imbas kemarau yang mengganggu distribusi,” ungkap Camat Long Apari saat diwawancarai, Selasa (30/07/2025).

Distribusi sembako dan BBM ke Long Apari saat ini sangat tergantung pada jalur sungai. Akses darat dinilai belum layak karena kondisi jalan yang belum memadai. Barang-barang kebutuhan pokok diangkut menggunakan kendaraan ke Long Pahangai atau Long Lunuk, kemudian dilanjutkan dengan perahu ketinting atau ces ke Long Apari.

Akibat jalur distribusi yang sulit, harga kebutuhan pokok melonjak drastis. Di ibukota Kecamatan Long Apari, harga beras telah mencapai Rp1.000.000 per 25 kilogram. Sementara itu, di kampung-kampung seperti Noha Silat dan Noha Tivab, harga beras bahkan tembus hingga Rp1.200.000 per 25 kilogram.

Baca Juga :  Lantik 12 PNS,Bupati Mahulu Minta Jalankan Tugas Dengan Penuh Tanggung Jawab

“Kadang masyarakat harus turun sendiri untuk membeli ke Long Pahangai atau Long Lunuk. Biayanya tentu mahal,” tambahnya.

Kondisi ini diperparah oleh kelangkaan BBM. Harga eceran mencapai Rp25.000 hingga Rp30.000 per liter, naik dua kali lipat dari harga normal. Meski harga di APMS tetap mengacu pada harga subsidi, namun stok BBM sangat terbatas dan sulit diangkut karena gangguan pengiriman. Hal ini memicu antrean panjang dan rebutan masyarakat demi mendapatkan BBM.

Ketiadaan BBM berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat. Warga tidak dapat pergi ke ladang, berkebun, menjala ikan, atau mendulang emas. Selain itu, kebutuhan BBM untuk listrik juga mengalami kendala pasokan, yang menyebabkan listrik tidak menyala maksimal.

Baca Juga :  Pemkab Mahulu Gelar Upacara Hardiknas Tahun 2024

“Kantor-kantor pemerintahan, sekolah, dan pelayanan publik terganggu. Ini bisa membuat aktivitas masyarakat lumpuh total,” jelas Camat.

Hingga saat ini, bantuan pangan dari pemerintah pusat seperti beras dari Bulog yang dikoordinir Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) belum sepenuhnya tiba. Jumlahnya pun masih terbatas dan hanya ditujukan bagi warga dengan kategori sangat tidak mampu, seperti lansia, janda, dan mereka yang tidak dapat bekerja.

Petrus Ngo berharap selain bantuan bahan pangan dari pemerintah, Pertamina juga bisa membantu penyaluran BBM ke Long Apari untuk menekan gejolak harga dan menjaga ketahanan masyarakat di tengah kemarau panjang.

“Yang kami butuhkan bukan hanya bahan pokok seperti beras, gula, susu, bawang merah dan putih, tapi juga BBM. Karena tanpa BBM, ekonomi kami bisa lumpuh,” pungkasnya.

(JO/AI/Adv)

 

Berita Terkait

Pesparani Mahulu 2025 Resmi Ditutup, Long Bagun Sabet Juara Umum
Pesparani Perdana di Mahulu Disambut Antusias, Peserta yang Lolos akan Wakili ke Provinsi
Ajang Pererat Persaudaraan dan Iman, Pesparani Mahulu 2025 Resmi Dibuka
LP3KD Mahulu Gelar Pertemuan Teknis Pesparani Katolik Tingkat Kabupaten 2025
Sekda Mahulu Pimpin Apel Siaga Karhutla, Tegaskan Sinergi dan Pencegahan Kunci Utama
Pemkab Mahulu Konsolidasi Tim Desa Untuk Percepatan Penurunan Stunting 2025
Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini, PAUD Santa Miriam Mahulu Rayakan HUT ke-80 RI
Malam Kebersamaan HUT ke-80 RI di Mahulu Penuh Sukacita dan Persaudaraan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Agustus 2025 - 06:19 WIB

Pesparani Mahulu 2025 Resmi Ditutup, Long Bagun Sabet Juara Umum

Minggu, 24 Agustus 2025 - 07:13 WIB

Pesparani Perdana di Mahulu Disambut Antusias, Peserta yang Lolos akan Wakili ke Provinsi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 06:46 WIB

Ajang Pererat Persaudaraan dan Iman, Pesparani Mahulu 2025 Resmi Dibuka

Minggu, 24 Agustus 2025 - 06:12 WIB

LP3KD Mahulu Gelar Pertemuan Teknis Pesparani Katolik Tingkat Kabupaten 2025

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:01 WIB

Sekda Mahulu Pimpin Apel Siaga Karhutla, Tegaskan Sinergi dan Pencegahan Kunci Utama

Berita Terbaru

Asisten II Setkab Kutai Barat, Ali Sadikin Bersama Plt.Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Rita Nursandy Saat Rapat Upaya Penertiban Angkutan Kendaraan.

Advertorial

Penertiban Angkutan Kendaraan Jadi Prioritas

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:32 WIB

Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menerima 183 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul) 2026.

Advertorial

Pemkab Kubar Terima 183 Mahasiswa KKN Unmul 2026

Senin, 13 Jul 2026 - 17:16 WIB

Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menghadiri Peluncuran Program GEMILANG Sebagai Upaya Mempercepat Penurunan Angka Stunting.

Advertorial

Program Gemilang Upaya Percepat Penurunan Stunting

Senin, 13 Jul 2026 - 16:47 WIB

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin didampingi Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menyampaikan Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 Kepada Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai.

Advertorial

Pemerintah Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS RAPBD 2027

Senin, 6 Jul 2026 - 16:31 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!