Tak Ngantor Selama 2 Bulan, Petinggi Pulau Lanting Diminta Masyarakat Berhenti

- Admin

Sabtu, 3 November 2018 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kantor Petinggi Kampung Pulau Lanting, Kecamatan Jempang / wartakubar.id / HENRY SITUMORANG

Foto: Kantor Petinggi Kampung Pulau Lanting, Kecamatan Jempang / wartakubar.id / HENRY SITUMORANG

SENDAWAR, wartakubar.id-Andri Salam seorang warga Kampung Pulau Lanting, Kecamatan Jempang menyampaikan bahwa Petinggi Kampung Pulau Lanting tidak pernah berada ditempat kerja selama dua bulan berturut turut dan hingga sekarang ini telah hampir tujuh bulan. Menanggapi hal ini Tokoh masyarakat, Adat, BPK dan LPM sudah membuat musyawarah untuk menindak lanjuti ketidak aktifan petinggi, hasil rapat itu memutuskan untuk petinggi dimohon hadir ke kampung namun tidak ditanggapi oleh petinggi, kata Andri Salam kepada media ini, Kamis(01/11/2018) di Sendawar.

Andri Salam melanjutkan menerangkan Bahkan pada bulan juli lalu telah dilaksanakan Rapat Badan Permusyawaratanj Kampung bersama Pemerintah Kampung untuk menindaklanjuti Aspirasi Masyarakat tentang Permohonan  Pemberhentian Petinggi Pulau Lanting akibat dari ketidak hadiran Petinggi di Kampung Pulau Lanting dua bulan berturut-turut yang mengakibatkan terhambatnya kegiatan pembangunan dan pelayanan masyarakat, terang pria yang pernah menjabat sebagai petinggi  ini.

Baca Juga :  Pemkab Kubar Gelar Audit Diseminasi Stunting

Menanggapi hal ini Petinggi Kampung Pulau Lanting, Irawan mengatakan Tidak benar bahwa dirinya lalai dalam melayani masyarakat, meskipun tidak masuk kantor diakuinya bahwa tugas-tugas kantor semua dapat diselesaikan dengan baik di rumahnya, ucapnya melalui telepon seluler miliknya, Sabtu(3/11/2018)

Irawan pun menambahkan terkait persoalan ini ada permasalahan lain yaitu bahwa saya sebagai petinggi tidak menyetujui masyarakat disini yang menjual lahan yang peruntukannya untuk kepentingan umum , hal ini sudah  dilakukan klarifikasi maupun mediasi di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK), jadi hanya menunggu hasil investigasi dari pihak DPMPK untuk menyelesaikan persoalan ini, kalau mau lebih jelas bisa menemuai Asisten I Bapak Misran Efendi, sebut Petinggi Irawan.

Baca Juga :  Disperkimtan Kubar Sosialisasi TPU Di Belempung Ulaq

Saat ditemui wartakubar.id Kepala Dinas DPMK, Syaidirahman mengatakan bahwa persoalan di Pulau Lanting sudah ditangani dengan melakukan mediasi selanjutnya akan ada tim investigasi yang akan menyelusuri hal ini. Semoga segera dapat diatasi untuk pelayanan masyarakat yang lebih baik, ungkapnya.

# Henry Situmorang #

Berita Terkait

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting
Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan
Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha
Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online
Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan
Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab Kutai Barat Evaluasi BLUD Puskesmas
Pemkab Kutai Barat Punya Mal Pelayanan Publik
Pemkab Kutai Barat Gelar Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:53 WIB

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:13 WIB

Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan

Berita Terbaru

Ekonomi Dan Bisnis

Libur Sekolah, Kapal Sungai Jadi Rebutan

Rabu, 17 Jun 2026 - 06:40 WIB

Sesi Foto Bersama Saat Pelantikan Pengurus Lembaga Adat Kampung Sekolaq Oday, Kecamatan Barong Tongkok Periode 2026-2031.

Seni Dan Budaya

Pengurus Adat Sekolaq Oday Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:37 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!