BLK Keay Masih Mangkrak

- Admin

Kamis, 1 Juli 2021 - 20:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sendawar, warta kubar.com

Sudah hampir enam tahun proyek gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang berlokasi di Kampung Keay, Kecamatan Damai hingga kini masih tampak mangkrak. Proyek yang berdiri di atas lahan sekitar delapan hektar dan menelan uang rakyat inipun masih menyimpan tandatanya di masyarakat.

Proyek Gedung BLK yang masih mangkrak hingga saat ini

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kubar, Silan kepada warta kubar.com mengatakan, bahwa soal aset BLK memang telah dilimpahkan oleh pihak Pemprov Kaltim melalui Disnakertrans Provinsi Kaltim kepada Pemerintah Kabupaten Kubar  pada tahun 2019 lalu. Kemudian pemkab Kubar sudah dua tahun ini mengusulkan proyek BLK itu untuk dilanjutkan pembangunannya. Namun karena adanya pandemi covid-19 yang melanda Kubar berakibat kelanjutan proyek pembangunan BLK pun belum dapat diselesaikan.

“Karena adanya pemotongan anggaran dari pusat di Kubar secara besar-besaran akibat covid-19, Sehingga mengakibatkan  kelanjutan pemyelesaian proyek gedung BLK di Keay pun terkendala,” kata SiIan (Kamis 1/7/2021) di ruang kerjanya.

Menurutnya, Pembangunan gedung BLK yang belum juga dilanjutkan sampai sekarang ini bukan berarti pemerintah Kubar tidak menganggap penting BLK itu. “Saya memohon maaf kepada masyarakat karena memang kondisinya seperti itu dikarenakan anggaran yang terbatas,” tuturnya.

Baca Juga :  Tak Usah Jauh, Akses Jalan Di Barong Tongkok Pun Rusak Parah

Lanjut Silan menjelaskan, kedepannya  kita (Disnaker Kubar)  akan tetap berupaya untuk melanjutkan pembangunan BLK di Kampung Keay itu dengan membuat sebuah wacana pembangunan dengan melibatkan pihak Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker). Sebagai contoh BLK di Kabupaten Kutai Kartanegara (kukar)  telah menjalin kerjasama pembangunan BLK dengan menggandeng Kementeriaan Tenaga Kerja dan sudah berjalan.

“Soal wacana ini masih dibahas dengan Bapak Bupati FX.Yapan terkait dengan rencana usulan pembangunan BLK melibatkan Kementeriaan Tenaga Kerja. Harapannya dapat dilanjutkan oelh pihak Kementeriaan Tenaga Kerja. Nantinya semua fasilitas berikut pengelolaannya menjadi tanggung jawab Kementerian Tenaga Kerja. Sedangkan, Kubar hanya menikmati aset BLK tersebut,” paparnya.

Dia menambahkan Jadi, bukan dengan unsur sengaja atau pembiaran pada dua periode kepemimpinan Bupati Kubar FX.Yapan dan Wakilnya H.Edyanto Arkan tidak mau melanjutkan pembangunan gedung BLK. Karena memang terjadi penyusutan anggaran secara drastis di masa pandemi covid-19 ini. Itulah  sebab yang menjadi kesulitan kita yang saat ini masih fokus dalam penanganan pandemi covid-19 di Kubar, imbuhnya.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi, Pemkab Kutai Barat Gelar Pasar Murah
Kadisnaker Kubar Silan

“Saya tidak bisa menjelaskan secara rinci besarnya anggaran biaya yang sudah digunakan untuk pembangunan BLK, karena dokumen itu ada di bagian aset daerah. Namun berdasarkan usulan konsultan  sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) diketahui pembangunan BLK itu bisa menelan biaya sekitar Rp.40 miliar hingga rampung,” tandasnya.

Mengakhiri wawancara dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Silan menungkapkan bahwa Balai Latihan Kerja (BLK) di kampung Keay itu seyogianya akan dimanfaatkan oleh Disnaker Kubar sebagai wadah pelatihan-pelatihan bagi tenaga kerja khususnya untuk melatih putra-putri daerah, agar memiliki keterampilan dasar dalam menghadapi persaingan usaha juga dunia kerja dan tidak ketinggalan dalam mendapatkan kesempatan kerja di Kubar. Kedepannya juga akan dilakukan kerjasama dengan pihak Politeknik terkait pelatihan tenaga kerja itu.

“Untuk saat ini kita masih fokus bagaimana upaya melanjutakan pembangunan BLK di kampung Keay itu hingga rampung lalu bisa digunakan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

# hen #

 

 

Berita Terkait

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting
Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan
Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha
Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online
Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan
Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Pemkab Kutai Barat Evaluasi BLUD Puskesmas
Pemkab Kutai Barat Punya Mal Pelayanan Publik
Pemkab Kutai Barat Gelar Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:53 WIB

Kecamatan Penyinggahan Raih Dua Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:01 WIB

Musrenbang Tematik 2026, Wabup : Pembangunan Menyentuh Kelompok Rentan

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:16 WIB

Wabup H.Nanang Adriani Dorong Generasi Muda Kutai Barat Berwirausaha

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:13 WIB

Gelar Audiensi, Diskominfo Kutai Barat Perkuat Sinergi dengan Media Online

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:55 WIB

Bupati Kutai Barat Prioritaskan Bangun Jalan Penghubung Kampung Tertinggal di Bongan

Berita Terbaru

Ekonomi Dan Bisnis

Libur Sekolah, Kapal Sungai Jadi Rebutan

Rabu, 17 Jun 2026 - 06:40 WIB

Sesi Foto Bersama Saat Pelantikan Pengurus Lembaga Adat Kampung Sekolaq Oday, Kecamatan Barong Tongkok Periode 2026-2031.

Seni Dan Budaya

Pengurus Adat Sekolaq Oday Masa Bakti 2026-2031 Resmi Dilantik

Selasa, 9 Jun 2026 - 17:37 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!