Sektor Perikanan Gerakkan Ekonomi Lokal Kampung Muara Beloan

- Admin

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Pergerakan Ekonomi Lokal Masyarakat Kampung Muara Beloan Menggeliat dari Sektor Perikanan.

Tampak Pergerakan Ekonomi Lokal Masyarakat Kampung Muara Beloan Menggeliat dari Sektor Perikanan.

Sendawar, wartakubar.id – Musim panen ikan atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai bangai kembali membawa berkah bagi warga Kampung Muara Beloan, Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat. Melimpahnya hasil tangkapan ikan air tawar tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor perikanan.

Saat musim bangai berlangsung, berbagai jenis ikan air tawar seperti biawan, lais, baung, patin, hingga toman mudah diperoleh. Hasil tangkapan kemudian dipasarkan ke sejumlah wilayah di Kutai Barat, bahkan hingga ke kabupaten tetangga, sehingga memberikan nilai ekonomi yang cukup besar bagi para nelayan.

Tidak hanya nelayan yang merasakan manfaatnya, musim bangai juga berdampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat lainnya. Pedagang ikan, penyedia jasa transportasi sungai dan darat, hingga pelaku usaha pengolahan ikan ikut memperoleh tambahan pendapatan. Perputaran uang di kampung meningkat seiring tingginya permintaan hasil perikanan selama musim panen.

Baca Juga :  Berlangsung Khidmat, Wabup H Nanang Adriani Pimpin Peringatan Sumpah Pemuda

Di sisi sosial, musim bangai menjadi momentum yang memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan warga. Masyarakat saling membantu dalam proses penangkapan, pengangkutan, hingga pemasaran hasil tangkapan. Tradisi tersebut telah diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari identitas masyarakat Muara Beloan.

Petinggi Kampung Muara Beloan, Rudy Suhartono, mengatakan potensi perikanan yang dimiliki wilayahnya merupakan aset besar yang harus dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan.

 “Musim bangai menjadi bukti bahwa Muara Beloan memiliki sumber daya perikanan yang sangat melimpah. Potensi ini bukan hanya memberikan penghasilan bagi para nelayan, tetapi juga menggerakkan ekonomi masyarakat secara luas. Banyak sektor usaha yang ikut tumbuh ketika musim panen ikan berlangsung,” ujarnya pada Rabu (15/7/2026).

Menurut Rudy, Pemerintah kampung berkomitmen menjaga kelestarian sumber daya perikanan agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang.

“Kami ingin Muara Beloan tidak hanya dikenal karena musim bangainya, tetapi juga menjadi sentra perikanan air tawar yang mampu menopang perekonomian masyarakat secara berkelanjutan. Dengan pengelolaan yang baik, potensi ini dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan warga, sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah,” tambahnya.

Baca Juga :  Penertiban Angkutan Kendaraan Jadi Prioritas

Ia berharap dukungan pemerintah melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan akses pemasaran, hingga pembinaan bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan terus diperkuat. Dengan demikian, potensi perikanan Kampung Muara Beloan dapat berkembang menjadi sektor unggulan yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Kutai Barat.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang warga Muara Beloan, Debi, mengatakan musim bangai merupakan momen yang selalu dinantikan masyarakat. Menurutnya, musim panen ikan tersebut umumnya berlangsung sekitar setengah bulan, tergantung kondisi cuaca dan tinggi rendahnya debit air.

 “Kalau musim bangai biasanya sekitar setengah bulan. Selama itu hasil tangkapan ikan cukup melimpah, sehingga banyak warga turun mencari ikan. Hasilnya bisa dijual ke pengepul maupun langsung ke pasar, sehingga pendapatan masyarakat ikut meningkat,” ujarnya.

(Red/Adv)

 

Berita Terkait

Sekda Erik Victory Pastikan Kesiapan Kutai Barat Tuan Rumah TTG XII Kaltim
Pererat Silaturahmi, Frederick Edwin Nobar Pildun 2026
Penertiban Angkutan Kendaraan Jadi Prioritas
Pemkab Kubar Terima 183 Mahasiswa KKN Unmul 2026
Program Gemilang Upaya Percepat Penurunan Stunting
Pemkab Kubar Apresiasi Konferensi Daerah ‘Growing Together’ GKII XXXIV 2026
Pemerintah Sampaikan Rancangan KUA dan PPAS RAPBD 2027
Menag RI Letakkan Batu Pertama Gedung Madrasah Pesantren Assalam Arya Kemuning
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:07 WIB

Sekda Erik Victory Pastikan Kesiapan Kutai Barat Tuan Rumah TTG XII Kaltim

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:40 WIB

Sektor Perikanan Gerakkan Ekonomi Lokal Kampung Muara Beloan

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:40 WIB

Pererat Silaturahmi, Frederick Edwin Nobar Pildun 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:32 WIB

Penertiban Angkutan Kendaraan Jadi Prioritas

Senin, 13 Juli 2026 - 17:16 WIB

Pemkab Kubar Terima 183 Mahasiswa KKN Unmul 2026

Berita Terbaru

Tampak Pergerakan Ekonomi Lokal Masyarakat Kampung Muara Beloan Menggeliat dari Sektor Perikanan.

Advertorial

Sektor Perikanan Gerakkan Ekonomi Lokal Kampung Muara Beloan

Rabu, 15 Jul 2026 - 17:40 WIB

Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin didampingi Istri Bersama Sekretaris Daerah Kutai Barat, Erik Viktory Saat Nonton Bareng Piala Dunia 2026.

Advertorial

Pererat Silaturahmi, Frederick Edwin Nobar Pildun 2026

Rabu, 15 Jul 2026 - 07:40 WIB

Asisten II Setkab Kutai Barat, Ali Sadikin Bersama Plt.Kepala Dinas Perhubungan Kutai Barat, Rita Nursandy Saat Rapat Upaya Penertiban Angkutan Kendaraan.

Advertorial

Penertiban Angkutan Kendaraan Jadi Prioritas

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:32 WIB

Wakil Bupati Kutai Barat, H.Nanang Adriani Saat Menerima 183 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul) 2026.

Advertorial

Pemkab Kubar Terima 183 Mahasiswa KKN Unmul 2026

Senin, 13 Jul 2026 - 17:16 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!