Edarkan Uang Palsu di Bentian Besar, Pria Warga Melak di Ringkus Polisi

- Admin

Selasa, 9 Juli 2019 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SENDAWAR,WARTAKUBAR.CO-Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kutai Barat (Kubar) berhasil mengamankan seorang pria tersangka pengedar Uang Palsu (Upal) dengan inisial AH (43) warga Kampung Melak Ilir.

Kapolres Kutai Barat  AKBP I Putu Yuni Setiawan didampingi Wakapolres Polres Kubar Kompol Sukarman dan Kasatreskrim Polres Kubar AKP I Kade Sutha mengungkapkan, Pelaku pengedar uang palsu AH (43) dapat diamankan setelah Unit Reskrim Polsek Bentian melakukan penyelidikan terhadap tersangka dan dibantu oleh Satreskrim Polres Kubar.

“Tersangka diamankan pada Rabu 12 Juni 2019 sekitar pukul 12.00 ketika pelaku melakukan transaksi pembelian sejumlaah barang dengan menggunakan uang palsu di Kecamatan Bentian Besar,” terang I Putu Yuni saat menyampaikan keterangan pers pada,Selasa (9/7/2019) diruang humas Polres Kubar.

Baca Juga :  Kapolsek Bentian Besar Hadiri Perayaan Natal GKII Dilang Puti

Dari keterangan saksi penjual barang tersebut bahwa uang yang digunakan oleh tersangka tidak sama dengan uang yang asli terlihat dari nomor seri uang palsu itu terlihat sama, sambung Kapolres.

Usai menerima laporan itu selanjutnya Unit Reskrim Bentian Besar bersama Sat reskrim Polres Kubar melakukan pengejaran dan berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangkayang berada di Kecamatan Melak, bebernya.

Baca Juga :  Kejari Kubar Sita Aset Tersangka Dugaan Tipikor BPBD

Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti uang palsu pecahan seratus ribu rupiah senilai Rp 4.400.000, dan uang palsu pecahan lima puluh ribu rupiah senilai Rp 13.500.000.

Menurut pengakuan tersangka uang palsu tersebut diperoleh dari seseorang di Samarinda.Penyidik saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pengedar uang palsu itu.

Untuk mempertanggung tanggung jawabkan perbuatannya, terhadap tersangka AH terancam melanggarPasal 244 dan 245 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

# HenrySitumorang #

Berita Terkait

Polisi Cokok Pengetap BBM Pertalite di SPBU Benung
Wujud Peduli Masyarakat, Polsek Melak Perbaiki Jembatan Rusak
Jamintel Tegaskan ‘Jaga Desa’ Bukan Alat Kriminalisasi
Polsek Muara Lawa Berbagi Takjil
Polisi Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan di Bongan
Satreskrim Polres Kutai Barat Gelar Coffe Morning dengan Awak Media
Perkuat Sinergi Kelembagaan, Kajati Kaltim Kunker ke Kejari Kutai Barat
Polsek Damai Laksanakan Pengamanan Natal di GPSI Jengan Danum
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 08:32 WIB

Polisi Cokok Pengetap BBM Pertalite di SPBU Benung

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:27 WIB

Wujud Peduli Masyarakat, Polsek Melak Perbaiki Jembatan Rusak

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:22 WIB

Jamintel Tegaskan ‘Jaga Desa’ Bukan Alat Kriminalisasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:25 WIB

Polsek Muara Lawa Berbagi Takjil

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:29 WIB

Polisi Ungkap Kasus Dugaan Pembunuhan di Bongan

Berita Terbaru

Peristiwa

Kendaraan Berat Bebas Melintas Konvoi di Jalan Umum Kutai Barat

Jumat, 17 Apr 2026 - 19:44 WIB

Hukum Dan Kriminal

Polisi Cokok Pengetap BBM Pertalite di SPBU Benung

Rabu, 8 Apr 2026 - 08:32 WIB

Birokrasi

Pemkab Kutai Barat Apresiasi Musda ke-V DPD KKSS

Senin, 6 Apr 2026 - 19:26 WIB

error: Jangan Copas Ya .!!